Kamis 10 November 2022, 21:36 WIB

NasDem belum Efektif Pikat Pemilih Anies Baswedan di Parpol Lain

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
NasDem belum Efektif Pikat Pemilih Anies Baswedan di Parpol Lain

Antara/Fransisco Carolio.
Bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan menyapa sejumlah warga saat melakukan safari politik di Istana Maimun, Medan.

 

SURVEI yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan Partai NasDem belum efektif menyerap pemilih bakal capresnya, Anies Baswedan. Survei ini menemukan bahwa dari total 23,6% pemilih Anies, hanya 12% di antaranya yang menyatakan memilih NasDem.

Itu dikatakan pendiri SMRC Saiful Mujani saat memaparkan hasil surveinya dalam Program Bedah Politik bersama Saiful Mujani yang bertajuk Anies Bantu Elektabilitas NasDem? yang disiarkan melalui kanal Youtube SMRC TV, Kamis (10/11). Perolehan suara NasDem dari pemilih Anies sama dengan dukungan pemilih Anies pada PDIP (12%), Gerindra (12%), dan Demokrat (11%). "Suara Anies terdistribusi hampir merata di banyak partai," kata Saiful. 

Distribusi suara Anies yang paling banyak terjadi pada PKS. Partai ini mendapatkan sekitar 20% pemilih Anies. PKS yang paling diuntungkan oleh suara Anies, walaupun partai ini belum melakukan deklarasi mendukung Anies sebagai calon presiden mereka.

NasDem, lanjut Saiful, belum mengambil keuntungan atau belum terlihat cukup menonjol untuk mampu menampung suara pendukung Anies. "NasDem tidak berbeda dengan Gerindra dan PDIP, bahkan kalah oleh PKS dalam menarik suara Anies," ujarnya pula.

Survei ini dilakukan secara tatap muka setelah deklarasi NasDem untuk mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden, 3 sampai 9 Oktober 2022. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam simulasi lima nama, Anies mendapatkan dukungan 23,6%. Ganjar Pranowo didukung 30,5% suara, Prabowo 25,7%, Puan Maharani 5,1%, dan Airlangga Hartarto 2,4%. Masih ada 12,7% yang belum menyatakan pilihan.

Saiful menyatakan bahwa masih minimnya dukungan pemilih Anies kepada NasDem, karena partai ini mengubah warna atau wajah dari pemilih NasDem ketika mendeklarasikan Anies sebagai bakal calon presiden. "Ada sebagian dari pemilih NasDem yang kurang senang dengan keputusan partai tersebut, bahkan ada elitenya yang menyatakan mengundurkan diri," ujarnya. 

Suara NasDem yang sekarang sekitar 5,4% menunjukkan bahwa suara dari daerah seperti Sumatra sudah mulai masuk ke NasDem sebagai pengganti pemilih yang keluar dari Indonesia bagian timur. Saiful melihat karakter pemilih Anies cukup unik. Umumnya berasal dari luar Jawa dan Muslim. Segmen pemilih ini cukup besar. 

Baca juga: Demokrat Sebut Anies, AHY, Aher seperti Soekarno, Hatta, Sjahrir

Ada peluang bagi Anies untuk memperkuat suara dari segmen ini. Jika ini bisa dimanfaatkan dengan baik, secara teoretis, menurut Saiful, NasDem kemungkinan bisa mencapai target menjadi partai dua besar. Namun sekarang belum terlihat. "Yang perlu dilakukan oleh NasDem sekarang yaitu membuat suara Anies sekarang secara sistematik bisa lebih cenderung ke NasDem," ujarnya lagi.

Saiful menambahkan partai seperti Gerindra yang sudah mencalonkan Prabowo mestinya tidak sanggup menarik pemilih dari Anies. "Namun sekarang, hal itu belum terjadi karena kenyataannya masih banyak pemilih Anies yang memilih Gerindra," kata Saiful. 

Populasi survei ialah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1.220 responden. Response rate sebesar 1.027 atau 84%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). (Ant/OL-14)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Pernah Disebut Merugi Rp106 Triliun, Pengacara Bos Indosurya: Faktanya Rp16 Triliun

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 10:50 WIB
“Jadi ahli mengatakan kerugiannya itu Rp16 triliun, bukan Rp106 triliun. Nah bahkan kalau mengacu pada data PKPU jadi kerugiannya...
Dok. DPR RI

Komisi III DPR Disebut akan Panggil BNPT Minta Klarifikasi soal Bom Astanaanyar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 09:18 WIB
Pihaknya akan menanyakan BNPT perihal program pembinaan deradikalisasi yang dijalankannya, termasuk koordinasi intelijen institusi tersebut...
Dok. DPR RI

Penyusunan Anggaran Berbasis Gender Ikut Berperan Wujudkan Demokrasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 09:07 WIB
Praktik GRB dilakukan di Indonesia sejak 2009 melalui pendekatan sistem perencanaan dan penganggaran yang berperan sebagai alat untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya