Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem mempersilakan Anies Baswedan untuk menentukan siapa calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi dirinya sebagai pasangan calon presiden (capres) dan cawapres pada Pemilu 2024.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate menjelaskan baik NasDem maupun Anies, masih memiliki waktu yang lebih dari cukup. Dalam hal ini, untuk menentukan partner koalisi dan cawapres pendamping Anies.
Baca juga: Perwakilan NasDem di Malaysia Mulai Gandeng Relawan Anies Baswedan
"Proses politiknya tentu yang dilakukan koordinasi bersama-sama dengan partai koalisi dan masih panjang jalannya. Masih jauh, waktu masih cukup," ungkap Johnny, Selasa (18/10).
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa penentuan cawapres juga akan dilakukan bersama-sama dengan partai koalisi pendukung Anies. NasDem akan mempertimbangkan tingkat elektoral pendamping Anies dalam pilpres mendatang.
Baca juga: Demokrat Sebut AHY akan Intens Bertemu Anies
"Paket capres dan cawapres tidak saja terkait relasi kerja, melainkan juga efek elektoral yang lebih kuat dari waktu ke waktu, sampai dengan pilpres nanti," imbuhnya.
Menurutnya, Anies dan cawapresnya jika nanti terpilih pada 2024, telah mendapat tugas dari NasDem untuk melanjutkan pembangunan yang digencarkan pemerintahan Joko Widodo. Keberlanjutan program Jokowi-Ma'ruf dinilai wajib untuk dijaga.
"Kontinuitas itu harus dijaga," pungkas Johnny.(OL-11)

WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
ANGGOTA Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengapresiasi putusan MK yang menghapus ambang batas presiden (presidential threshold)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved