Rabu 28 September 2022, 21:35 WIB

Pengenalan Kekayaan Intelektual Harus Dilakukan Sedini Mungkin

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pengenalan Kekayaan Intelektual Harus Dilakukan Sedini Mungkin

Dok Kanwil Hukum dan HAM DKI Jakarta.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM DKI Jakarta, Ronald Lumbuun (ketiga dari kiri), dan penyanyi Marcell (paling kanan).

 

Untuk lebih mengenalkan Kekayaan Intelektual secara dini, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual melalui Kantor Wilayah Hukum dan HAM DKI Jakarta mengikuti dan menyelenggarakan kegiatan RUKI (Guru Kekayaan Intelektual) mengajar, secara daring dari Makassar, Sulawesi Selatan dan luring dari Hotel Royal Kuningan, Rabu (28/9).

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM DKI Jakarta, Ronald Lumbuun mengatakan program ini dilakukan untuk lebih mengenalkan tentang kekayaan Intelektual sedini mungkin kepada anak usia sekolah menengah pertama, “Pemberian pemahaman usia dini tentang Kekayaan Intelektual penting agar anak-anak sejak awal punya tanggung jawab dan kepedulian terhadap penghargaan atas karya orang lain,” tegas Ronald dalam keterangan persnya, Rabu (28/9).

Lebih Jauh Ronald mengatakan bahwa Kanwil Kumham DKI Jakarta menyambut kegiatan ini dan ikut serta secara aktif dalam kegiatan RUKI mengajar di wilayah Jakarta. “Kanwil Hukum dan HAM DKI Jakarta telah memiliki 10 orang Guru kekayaan Intelektual yang siap memberikan pemahaman tentang KI di sekolag dasar dan sekolah pertama” papar Ronald.  Pemilihan 10 Guru kali ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual setelah diajukan oleh kantor Wilayah Hukum dan HAM DKI Jakarta.

Kegiatan RUKI ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 28/09/22 yang akan dibuka oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly langsung dari Makassar. Kanwil Hukum dan HAM dalam kegiatan ini mengumpulkan 130 anak SD dan SMP dari seluruh wilayah Jakarta.

Dalam kegiatan Ini hadir juga langsung Marcell Siahaan Komisioner LMKN bidang hak terkait yang menjelaskan pentingnya Kekayaan intelektual. Artis yang punya suara merdu ini sangat antusias memberikan penjelasan kepada peserta anak didik tentang Kekayaan Intelektual. “Semua yang ada disekitar kita sangat banyak kekayaan intelektual, contoh adalah HP, benda yang bernama HP sangat banyak hak kekayaan intelektualnya, mulai dari mereknya, ada paten yaitu tehnologi 4G, ada cipta dari ringtone, ada desain industry dari bentuk dan garis layer di hp, semua ada hak kekayaan intelektualnya,”jelas Marcell.

Lebih jauh Marcell bercerita masa lalu dia sebagai musisi yang banyak melahirkan karya yang dibajak orang, “Ini sebuah hal yang tidak boleh terjadi lagi,” tegas Marcell. Atas alasan itu dia memberikan penghargaan atas kegiatan ini, karena memahami dari dini tentang pentingnya kekayaan intelektual akan  menjadi budaya yang akan terus melekat.

Hadir dalam kegiatan ini siswa dari SD Penabur 6 Jakarta Utara, SMP Santa Ursula Jakarta, SDN 5 Grogol Jakarta Barat, SDN Wijaya Kusuma 5 Jakarta Barat, SMP 285 Kepulauan Seribu, SMP 11 Jakarta Selatan, dan SD Guntur 03 pagi Jakarta Selatan. (OL-12)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

JPU Dakwa Teddy Minahasa Jual Sabu Sitaan Polres Bukittinggi

👤Fachri Audhia H 🕔Jumat 03 Februari 2023, 11:09 WIB
Perbuatan itu dilakukan bersama-sama mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody...
MI/DOK STAF KHUSUS GUBERNUR PAPUA/DIAN MUSTIKAWATI

Isu Lukas Enembe Tagih Janji ke Firli Bahuri Pengaruhi Citra KPK

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Jumat 03 Februari 2023, 11:06 WIB
Langkah Firli sejatinya kerap disoroti sejak penanganan perkara korupsi yang menjerat Lukas. Bahkan, Firli rela menemui Lukas di Papua pada...
MI/Dede Susianti

68 Posko Pemenangan Anies Diluncurkan di Kota Bogor

👤Dede Susianti 🕔Jumat 03 Februari 2023, 09:57 WIB
Berikutnya, PKS akan mendirikan posko kemenangan di tingkat RT. Ada 3.636 RT di Kota Bogor. Pihaknya menyebutkan kemenangan Anies adalah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya