Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum dan Juru Bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi menyayangkan para pihak yang sibuk mengurusi kewenangan presiden mengenai reshuffle. Padahal, pergantian pembantu presiden merupakan hak istimewa yang tidak bisa diintervensi.
"Sebelum reshuffle, ada gerombolan yang sibuk plot berbagai nama dengan berbagai penilaian, sangat berisik, walaupun tidak memiliki kewenangan apapun. Setelah reshuffle dilakukan, ada gerombolan yang berisik dan sibuk mengkritik para menteri baru. Ini jelas ngawur, orang belum kerja kok sudah dikritik," paparnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/6).
Menurut dia, Presiden Jokowi memilih menteri baru untuk menggantikan menteri sebelumnya dengan sejumlah pertimbangan. Kapasitas tokoh yang dipilih Presiden Jokowi menjadi pertimbangan utama ketimbang bargaining politik.
Baca juga: Pramono Anung: Reshuffle untuk Penyegaran Kabinet
"Reshuffle tentu bukan asal cap cip cup atau dilotere, tapi berdasarkan penilaian bahwa orang yang diangkat menjadi menteri memiliki kemampuan untuk menyelesaikan dengan cepat tugas-tugas yang sebagian telah dikerjakan menteri sebelumnya," tegasnya.
Lihat saja nanti, kata dia, para menteri baru dalam menerjemahkan titah Presiden Jokowi dalam beberapa bulan ke depan.
"Itu apakah para mereka yang dipilih bisa membantu menjalankan program dari Pak Jokowi atau tidak? Jika tidak, maka sangat perlu dikritik," ungkapnya.
Ia pun meminta semua pihak menghormati hak presiden dalam pergantian menteri dan wakil menteri.
"Tapi kalau belum bekerja sudah dikritik, selain tidak adil, tentu ini bukan lagi kritik, tapi kebencian dan kebodohan yang dibungkus dengan kata kritik. Ini jelas tidak sehat," pungkasnya. (RO/OL-1)
Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar reshuffle atau perombakan kabinet Merah Putih sore hari ini, Kamis (5/2).
Menko PMK Pratikno membantah isu yang menyebut dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih seiring mencuatnya isu reshuffle
ISU reshuffle (perombakan) kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mulai menghangat.
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali mencuat di tengah dinamika pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Mengapa oleh sebagian kalangan dia begitu mengecewakan? Pun, kenapa ada yang menganggap Prabowo amat berat dijadikan sandaran harapan? Bagaimana nasibnya ke depan?
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved