Sabtu 11 Juni 2022, 16:58 WIB

Pesan Jokowi ke Relawan : Jangan Buru-Buru Urus Pilpres 2024, Masih Ada Pekerjaan Besar

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Pesan Jokowi ke Relawan : Jangan Buru-Buru Urus Pilpres 2024, Masih Ada Pekerjaan Besar

Antara/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pada para relawan untuk tidak tergesa-gesa menyikapi urusan politik pada tahun pemilihan umum (pemilu) 2024. 

Pasalnya, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan persoalan besar seperti pemulihan ekonomi pascapandemi. Ia mengatakan siapapun yang akan didukung untuk maju menjadi calon nantinya merupakan keputusan bersama.

"Saya mengajak tidak usah tergesa-gesa dulu. Kita bekerja keras menyelesaikan persoalan yang ada. Tidak usah grasak-grusuk. Kalau ada yang mempengaruhi, sampaikan, nanti dulu. Setuju? Setuju? Setuju? Setuju? Saya senang. Tapi juga memang suatu saat kalau momentumnya sudah tepat, kita akan berbicara," ujar presiden saat hadir dalam silaturahmi dengan relawannya di E-Convention Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (11/6). 

Pada kesempatan itu. Jokowi mengenakan kemeja warna putih dan celana panjang hitam.

Jokowi berpesan agar para relawan mendengarkan suara di akar rumput untuk mengetahui kehendak rakyat. Ia menjelaskan, apabila waktunya sudah tepat, Jokowi membahas bersama para relawan untuk bersama-sama memberikan dukungan bagi sosok yang akan disepakati.

Baca juga : Masinton: Menteri Kebelet Nyapres Pantas Direshuffle

"Dengarkan. Jangan sampai keliru. Dengarkan yang diinginkan untuk rakyat itu siapa. Dengarkan tetangga, dengarkan akar rumput dengarkan semuanya. Karena nilai yang ingin kita bangun adalah nilai-nilai kerakyatan dan kebersamaan," ucap Jokowi.

"Bareng-bareng kita semua. Sekali lagi kalau nanti momentumnya sudah tepat saya akan ajak bicara. Satu-persatu, akan saya tanya dan kita dengan energi yang penuh full, mendukung siapapun yang sudah kita putuskan bersama," imbuh Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengingatkan pada para relawan untuk tidak berlebihan dalam berperilaku. Ia mengajak para relawannya untuk melakukan introspeksi apabila ada kekurangan di dalam diri masing-masing.

"Jangan mentang-mentang 'aduh karena saya relawan jokowi, sekarang yang kita dukung jadi presiden menjadi mentang- mentang”. Ojo tumeh. Kalau orang Jawa bilang ojo tumeh. Jangan berlebihan dalam berperilaku. Jangan mentang-mentang dalam berperilaku," ucapnya. (OL-7)

Baca Juga

Ist/DPR

Aboe Bakar Al Habsyi Apresiasi Kapolri Bubarkan Satgasus Polri

👤mediandonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 13:55 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsyi mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah menghentikan...
Antara

Kuasa Hukum Sebut Istri Ferry Mursyidan Baldan Dikriminalisasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 13:01 WIB
Bareskrim Polri menetapkan istri eks Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan yakni Hanifah Husein sebagai...
ANTARA/M Risyal Hidayat

Kuasa Hukum Klaim Bharada E tidak Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana karena Dipaksa

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 11:35 WIB
"Klien saya tidak bisa dibilang dengan sengaja, karena apa? Dia (Bharada E) waktu kejadian itu di bawah tekanan dan dia tidak ada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya