Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
WALAUPUN sebuah keniscayaan, kemajuan teknologi informasi, yang dirasakan saat ini, diharapkan tidak memicu perpecahan bangsa. Oleh karena itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak seluruh masyarakat, termasuk para santri dan guru, untuk dapat memanfaatkan kemajuan ini dengan bijak agar tidak terbawa arus disinformasi.
“Tapi ada bahayanya. Bahayanya itu apa? Munculnya disinformasi, informasi yang tidak benar, munculnya hoaks, munculnya fitnah,” katanya dalam keterangan pers usai menghadiri acara Sarasehan Bersama Pimpinan Pusat dan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama di Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (3/6).
Ma’ruf mencontohkan bertebarannya akun-akun palsu yanng menggunakan platform-platform seperti Google dan Facebook, yang digunakan untuk menyebarkan fitnah.
Baca juga: Wapres: Lulusan Pesantren Bisa Berkiprah di Politik dan Pemerintahan
Fenomena tersebut, tambahnya, sudah banyak terjadi di berbagai negara termasuk di Amerika Serikat.
“Disebutnya apa ini? Propaganda komputasional,” ungkapnya.
Menurutnya, propaganda komputasional saat ini telah masuk ke dalam tatanan masyarakat hingga ke tingkat terkecil, yaitu anak-anak.
Untuk itu, dirinya mengimbau agar hal ini dapat disikapi dengan baik oleh seluruh masyarakat, diantaranya oleh para guru (tenaga pendidik) dan santri.
“Sebab sekarang sudah masuk kemana-mana, masuk ke dapur, masuk ke kamar anak-anak kita, membuat keraguan, dan juga membuat perpecahan-perpecahan,” jelasnya.
Ma’ruf berharap agar para guru dan santri bisa mencegah upaya penyesatan yang terjadi di dunia maya tersebut.
“Yang harus kita cegah, jangan sampai nanti [kemajuan teknologi informasi] digunakan untuk membuat, merusak, memengaruhi pikiran masyarakat dalam rangka penyesatan. Ini tugas guru memberikan pengertian kepada murid-murid kita ini,” ujarnya.
Apalagi, tambahnya, dalam dua tahun ke depan Indonesia akan kembali memasuki pesta demokrasi terbesar di negeri ini.
“Hati-hati, ini sudah mau Pilpres (pemilihan Presiden). Ini sudah mulai terjadi pelan-pelan, dan berbagai antisipasi. Kita memang disuruh melakukan antisipasi pada saat kemungkinan terjadinya bahaya,” imbaunya.
Menutup sambutannya, Wapres berpesan agar seluruh guru yang berada di bawah naungan PERGUNU dan para santrinya dapat menguasai teknologi informasi serta perkembangannya agar dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tidak terjerat dalam propaganda komputasional.
“Karena itu santri-santri harus ngerti. Semua digital. Kalau tidak ketinggalan zaman,” pungkasnya. (OL-1)
WAKIL Presiden ke-13 Republik Indonesia Maaruf Amin menghadiri prosesi solat jenazah untuk mendiang Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno yang wafat pagi ini, Senin (2/3) karena masalah kesehatan.
MANTAN Wakil Presiden (Wapres) RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin menekankan peran penting pesantren sebagai 'pabrik kyai' yang menyiapkan dan mencetak santri menjadi kyai serta ulama.
KEMELUT di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hingga kini masih menjadi perbincangan.
Putri Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, Siti Haniatunnisa Ma’ruf Amin, meluruskan pernyataan Zulfa Mustofa yang sebelumnya mengeklaim telah memperoleh restu menjadi Pj Ketum PBNU
Sebelumnya, Ma'ruf Amin menjabat posisi Ketua Dewan Pertimbangan MUI pada periode 2020-2025 dan sebagai ketua umum pada periode 2015–2020.
Peluncuran QRIS Wakaf Tunai itu dilaksanakan di sela penyelenggaraan seminar Wakaf Preneur di Jakarta (30/10/2025).
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Meta sebagai pemilik platform dianggap tidak berusaha untuk melakukan moderasi konten.
Pengamat politik Ujang Komarudin menilai langkah cepat Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dalam meluruskan hoaks dan disinformasi sebagai respons krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
UU ITE 2024 tidak menghapus sanksi pidana bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Regulasi baru justru memperjelas batasan jenis kebohongan digital
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved