Rabu 25 Mei 2022, 20:11 WIB

JAM-Pidmil Lacak Aset Tersangka Korupsi Tabungan Perumahan Prajurit TNI AD

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
JAM-Pidmil Lacak Aset Tersangka Korupsi Tabungan Perumahan Prajurit TNI AD

Dok. Puspenkum
Tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidaana Militer melakukan penyitaan villa di Boyolali, Jateng terkait kasus korupsi TWP AD

 

PENYIDIK koneksitas pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (JAM-Pidmil) melakukan pelacakan aset dua tersangka kasus dugaan korupsi terkait Tabungan Wajib Prajurit TNI Angkatan Darat (TWP-AD) sejak Selasa (24/5). Aset yang ditinjau berupa dua unit villa hotel (villatel) di Boyolali, Jawa Tengah. 

Kedua tersangka perkara itu adalah Kolonel Czi (Purn) CW AHT selaku mantan Kepala Badan Pengelola TWP-AD dan penyedia lahan perumahan dari unsur swasta berinisial KGS MMS. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan vilatel tersebut berada di Al Azhar Azhima hotel Resort and Convention, Jalan Embarkasih H No 24, Kabupaten Boyolali. 

Pada Selasa lalu, penyidik telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Boyolali untuk menkoordinasikan aset itu ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Boyolali. Kegiatan ini diperlukan untuk mengetahui harga zonasi dan surat keterangan tidak dalam peletakan hak tanggungan/roya guna kepentingan nilai jual objek pajak (NJOP) dan harga pasaran villatel tersebut. 

Menurut Ketut, dua villatel yang ditinjau berada pada blok Pecinan No 16 yang terdiri dari kamar 130 dan 131 serta pada blok Kolonial No 19 yang terdiri dari kamar 236 dan 237. Setelah melakukan pelacakan aset tersebut, jaksa memutuskan untuk menyitanya. 

Baca juga : Pasal Penghinaan Presiden dalam Revisi KUHP Tetap Delik Aduan

"Pada hari ini sekira pukul 09:30 WIB, tim mengajukan persetujuan mengenai persetujuan penyitaan terhadap barang bukti tersebut kepada Pengadilan Negeri Semarang," kata Ketut melalui keterangan tertulis, Rabu (25/5). 

Dalam perkara TWP-AD, tersangka CW berperan menunjuk KGS MMS selaku penyedia lahan di wilayah Nagreg, Jawa Barat, dan Gandus, Sumatera Selatan. Ia juga menandatangani perjanjian kerja sama untuk pengadaan lahan di dua lokasi tersebut. 

"Tersangka Kolonel Czi (Purn) CW AHT diduga telah menerima aliran uang dari tersangka KGS MMS," tandas Ketut. (OL-7)

              

Baca Juga

MI/ HO

Jokowi Dinilai Jaga Marwah Indonesia dengan Aktif Redam Konflik Rusia-Ukraina

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 14:26 WIB
Presiden dijadwalkan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Juni di kesempatan...
Ist

Ganjar Pranowo Dicegat Puluhan Anak-Anak saat Hadiri Gelar Tari Pancasila

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 11:49 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dicegat puluhan anak-anak saat menghadiri Gelar Tari Pancasila di komplek Taman Budaya Jawa Tengah...
Ist

Bos Indosurya Dibebaskan, Kejagung: Berkas Tersangka Belum Lengkap

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 Juni 2022, 07:15 WIB
KEPALA Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana membeberkan alasan bos Indosurya dibebaskan dari Bareskrim...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya