Minggu 22 Mei 2022, 16:05 WIB

PKS: Kasus Abdul Somad Bisa Jadi Pesanan Pihak Luar

Theofilus Ifan Sucipto | Politik dan Hukum
PKS: Kasus Abdul Somad Bisa Jadi Pesanan Pihak Luar

Antara
Abdul Somad

 

KANTOR Staf Presiden (KSP) meminta seluruh pihak bijak menyikapi kasus penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Singapura. Kasus tersebut jangan sampai memperkeruh situasi di dalam negeri.

“Jangan membiasakan mengambil kesimpulan dengan apa yang terjadi pada UAS dan mengeluarkan pernyataan bahwa ada pesanan,” kata Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘UAS Ditolak Singapura, Jangan Jadi Gaduh di Indonesia,’ Minggu (22/5)

Ngabalin mengatakan tudingan itu ibarat halusinasi lantaran tidak jelas asal muasalnya. Apalagi, sampai membawa kasus UAS ke ranah politik.

“Mari beri penjelasan sebaik-baiknya bahwa peristiwa ini tidak hanya terjadi ke UAS tapi terjadi untuk siapa saja,” tandasnya.

Ngabalin menyebut penolakan UAS ke Singapura murni hak subjektivitas petugas imigrasi Singapura. Masalah tersebut jangan diperpanjang. “Akal, pikiran, dan hati kita diluruskan. Jangan panas-panasin orang,” ujar dia.

Ngabalin menegaskan hak subjektivitas tidak bisa diintervensi siapapun. Sehingga Indonesia perlu menghormati kedaulatan Singapura.

“Tenang dan jangan kalap. Please deh supaya kita jaga situasi dengan baik,” tutur dia.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil menilai ada agenda tersembunyi di balik penolakan Somad ke Singapura. Nasir menyebut seharusnya tidak ada alasan UAS dilarang masuk ke Negeri Singa.

“Tentu saja menurut saya ada ‘pesanan,’ sehingga UAS tidak dikasih masuk Singapura,” kata Nasir dalam diskusi kesempatan yang sama.

Nasir mengaku tidak tahu pesanan tersebut datang dari dalam atau luar negeri. Namun dia tidak begitu yakin pesanan penolakan UAS berasal dari Indonesia.

“Bisa jadi memang ada pesanan di luar Indonesia yang meminta agar UAS tidak diizinkan masuk ke Singapura,” papar anggota Komisi III DPR itu. (OL-8)

Baca Juga

DOK Kemendagri.

Kemendagri Tegaskan Penjabat Gubernur Aceh bukan Perwira TNI Aktif

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 00:10 WIB
Achmad merupakan perwira tinggi TNI lulusan angkatan 1989. Pria kelahiran Bandung 24 Februari 1967 itu sempat menjabat sebagai Tenaga Ahli...
ANTARA/Aprillio Akbar

Mahfud MD: ACT Harus Diproses Hukum Jika Terbukti Selewengkan Dana Kemanusiaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 00:05 WIB
PPATK sudah sejak lama melakukan analisis terhadap transaksi keuangan...
Dok DPR

Puan Mengaku Ditugasi Megawati Jajaki Koalisi dengan Partai Lain

👤Supardji Rasban/ Narendra Wisnu Karisma 🕔Selasa 05 Juli 2022, 22:44 WIB
"Saya merasa dekat dengan semua (pimpinan) parpol, jadi ini hanya masalah waktu saja. Mereka pun akan menerima silaturahmi dengan kita...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya