Sabtu 30 April 2022, 23:45 WIB

Rela Curangi Proses Seleksi, Pemerintah Dinilai Istimewakan ASN

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Rela Curangi Proses Seleksi, Pemerintah Dinilai Istimewakan ASN

Antara
Ilustrasi: peserta CPNS di Jember, Jatimasn

 

PENGUNGKAPAN kasus kecurangan seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) 2021 yang dilakukan Bareskrim Polri dinilai hanya merupakan fenomena puncak gunung es. Menurut pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, praktik seperti itu masih banyak terjadi di daerah.

Ia mengatakan, kecurangan proses seleksi CASN menunjukkan besarnya minat masyarakat menjadi ASN. Hal itu, lanjutnya, tidak terlepas dari hak istimewa yang diberikan pemerintah kepada para ASN.

"Sumber masalahnya itu pemerintah dalam memberikan kebijakan, ASN ini terasa istimewa dari kelompok yang lain. Misalnya mengenai kesejahteraanya, tunjangannya yang besar, dan macam-macamnya," kata Trubus saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (30/4).

Dalam hal ini, pemerintah dinilai lemah dalam mengurus tata kelola ASN. Salah satu contohnya, kata Trubus, adalah besaran penghasilan antara ASN yang kerjanya hanya "duduk-duduk" dan yang benar-benar bekerja. Apalagi, ASN yang tidak bekerja dengan baik tidak dihukum dengan berat dan menimbulkan efek jera.

"Karena selama ini kalau mereka melakukan pelanggaran, paling-paling cuma dimutasi," terang Trubus.

Pada Senin (25/4) lalu, Bareskrim mengumumkan 30 tersangka yang terjaring di 10 wilayah. Dari angka tersebut, sembilan di antaranya merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Para terangka mendapat imbalan bervariasi, mulai dari Rp80 juta sampai Rp600 juta dari peserta CPNS. (OL-8)

Baca Juga

MI/Duta

Komitmen KIB hadirkan Politik Persatuan Patut Diadopsi Semua Pihak

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:41 WIB
Aditya menilai KIB sepatutnya menerjemahkan tekad dan semangat itu dalam wujud program dan kerangka...
MI/Susanto

Ganjar: OTT terhadap Bupati Pemalang jadi Peringatan Hentikan Korupsi

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:26 WIB
Operasi tangkap tangan (OTT) petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo menjadi peringatan bagi...
dok.ist

Saksi Ahli Nizar: Permohonan Praperadilan ke KPK Sah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 21:50 WIB
AHLI dari kader senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nizar Dahlan menilai laporan permohonan praperadilan kepada KPK sah-sah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya