Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 263 orang CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di lingkungan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengikuti Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara selama empat hari di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara, Kementerian Pertahanan, Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Para CPNS tersebut dilepas langsung Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, dengan menggunakan sembilan truk angkutan personel TNI.
Wihaji mengatakan bahwa pelatihan ini bukan militerisasi melainkan sebuah proses para CPNS Kemendukbangga/BKKBN menjadi profesional, disiplin dan menjaga prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab (PDLT).
“Rasa memiliki, rasa bela negara dan selayaknya ini kita kerjakan karena kita mendapat gaji dari negara, yang punya kewajiban, hak dan tanggung jawab. Maka, ini proses bagian pembelajaran yang nanti membentuk character building teman-teman CPNS untuk disiplin, profesional dan pasti juga untuk kerjasama,” kata Wihaji.
Ia menyebut pelatihan Bela Negara untuk mendidik dan membangun karakter para CPNS yang ditempatkan di Kemendukbangga pusat.
"Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara ini merupakan upaya menumbuhkembangkan sikap, perilaku, serta menanamkan nilai dasar bela negara kepada setiap warga negara dan merupakan bagian dari pembentukan karakter ASN yang berjiwa patriotik," ujarnya.
Diselenggarakan melalui usaha pertahanan negara untuk menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa. (Z-10)
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN dalam Program Sehat dan Atasi Stunting (Sehati).
Untuk mewujudkan optimalisasi Bonus Demografi, Kemendukbangga/BKKBN sendiri memiliki 5 Quickwin,
Program ini akan memastikan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik sejak dini, memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan, serta memberdayakan kelompok lansia.
Salah satu kunci keberhasilan yang membawa Bali, termasuk Bangli, terdepan dalam penanganan stunting adalah gotong royong.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Kaji Reka merupakan forum untuk mendiseminasikan berbagai hasil kajian dari daerah agar dapat diketahui masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved