Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mengusut dugaan pidana terhadap pria yang mengaku pendeta meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, menghapus 300 ayat di Al-Qur'an. Pengusutan dilakukan dengan memeriksa para ahli.
"Saat ini telah dilakukan permintaan keterangan kepada para ahli," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, hari ini.
Dedi tak memerinci identitas ke-4 saksi ahli tersebut. Hanya, dia menyebut keempat ahli itu di bidang bahasa, sosiologi hukum, agama Islam, dan ahli pidana.
Setelah memeriksa ahli, polisi akan menggelar perkara. Guna memutuskan ada tidak unsur pidana dalam kasus tersebut.
Apabila terdapat dugaan pelanggaran pidana, polisi akan menaikkan status kasus ke tahap penyidikan. Lalu, menetapkan pria bernama Saifuddin Ibrahim itu sebagai tersangka.
Baca juga: Divonis Bebas Terkait Kasus Laskar FPI, Polda Metro: Anggota Sudah Sesuai SOP
Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah melacak keberadaan pria gang diduga melakukan penistaan agama itu. Dia diduga berada di Amerika Serikat.
Polri berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Legal Attache Federal of Bureau Investigation (FBI). Guna mencari terlapor untuk dimintai keterangan.
Terlapor Saifuddin Ibrahim dipersangkaan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 156a KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1), ayat (2) dan/ atau Pasal 15 UU No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan hukum Pidana. Beleid itu mengatur soal penistaan agama dan ujaran kebencian bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan pernyataan pria yang mengaku pendeta Saifuddin Ibrahim itu bikin gaduh. Mahfud meminta kepolisian turun tangan.
"Waduh (pernyataan Saifuddin) itu bikin gaduh, bikin banyak orang marah. Oleh sebab itu, saya minta kepolisian segera menyelidiki itu," kata Mahfud di Jakarta, Rabu, 16 Maret 2022.
Mahfud meminta pihak kepolisian juga menutup akun YouTube Saifuddin. Pasalnya, akun tersebut dijadikan medium untuk menyebarkan konten-konten bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta provokatif.
"Kalau bisa segera ditutup akunnya. Karena kabarnya belum ditutup sampai sekarang. Jadi itu meresahkan dan provokasi untuk mengadu domba umat," ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Sebelumnya, permintaan Saifuddin Ibrahim ke Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk menghapus 300 ayat Al-Qur'an viral di media sosial. Ayat-ayat itu disebut Saifuddin biang intoleransi dan radikalisme di Tanah Air.(OL-4)
Hal ini buntut pernyataan Eggi yang mengibaratkan pertemuan dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah seperti kisah Nabi Musa AS mendatangi Firaun.
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi 'Mens Rea' yang menyinggung NU dan Muhammadiyah. Simak kronologi dan pasal yang disangkakan.
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Menurut Gomar, ke-Kristen-an sama sekali tidak ternodai dan tidak merasa terhina dengan aksi dan perkataan Ratu Thalisa melalui akun Tiktok-nya.
Forum Kiai Jakarta Bersatu menilai pernyataan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Suswono terkait janda kaya menikahi pemuda menganggur bukanlah penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
KREATOR konten Agatha of Palermo dipolisikan karena diduga melakukan penistaan agama. Laporan ini diterima oleh Polda Metro Jaya dengan nomor STTLP/B/6650/XI/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA
Bedah tuntas Surat Nuh: Latar belakang Asbabun Nuzul, strategi dakwah 950 tahun, rahasia dahsyatnya Istighfar (Ayat 10-12), dan keutamaan membacanya.
SURAT Al-Ma'arij adalah salah satu surat dalam Al-Qur'an yang memiliki muatan psikologis dan eskatologis (ilmu akhirat) yang sangat kuat.
Kegiatan validasi ini melibatkan para ulama, akademisi, seniman serta pegiat budaya. Nantinya, usai proses validasi ini selesai, akan berlanjut pada proses pencetak.
Keberhasilan penyelenggaraan STQH harus memenuhi lima parameter utama,
MUKJIZAT Al-Qur'an tidak hanya terkait dengan kisah masa lalu sebelum kedatangannya, tetapi juga prediksi masa depan ketika itu seperti kemenangan umat Islam dan Romawi.
MUKJIZAT Al-Qur'an kali ini tentang informasi selamatnya tubuh Firaun yang menentang Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS. Langsung saja klik artikel ini untuk lebih jelasnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved