Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ISTANA Kepresidenan menjelaskan perihal rencana pembelian sejumlah mobil baru yang memakan anggaran sebesar Rp8,3 miliar.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengungkapkan pengadaan kendaraan baru itu ditujukan untuk menunjang kegiatan-kegiatan kenegaraan yang melibatkan tamu-tamu negara.
"Kendaraan ini untuk mendukung rangkaian kegiatan tamu negara. Misalnya, tamu negara dari Jepang atau Malaysia," ujar Heru kepada wartawan, Selasa (8/2).
Ia mengatakan pengadaan tersebut sudah direncanakan sejak 2018 dan telah melalui proses kajian mendalam yang disusun bersama-sama dengan Biro Umum, Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Wakil Presiden.
Proses pembelian mobil pun disepakati untuk dilakukan secara bertahap pada kurun 2019 hingga 2024.
"Karena keterbatasan pagu yang dialokasikan Kementerian Keuangan, prosesnya jadi dilakukan secara bertahap," tuturnya.
Baca juga: Istana Pastikan Pembangunan Ibu Kota Baru tak Hambat Penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
Dengan biaya sebesar Rp8,3 miliar, Istana memutuskan membeli empat mobil baru berjenis SUV dan commuter.
Dalam pelaksanaannya, Heru menambahkan pemerintah mengutamakan aspek efektivitas dan akuntabilitas serta transparansi anggaran.
"Tentunya kami menerima dan mempertimbangkan masukan apabila anggaran ini direalokasikan untuk kepentingan yg lebih prioritas atau mendesak," pungkasnya.(OL-5)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan laporan kepada Presiden mencakup kondisi pasokan energi hingga harga bahan pokok.
Teddy menuturkan, salah satu hal yang akan dibicarakan dengan para tokoh itu ialah terkait situasi geopolitik dunia terkini.
Sikap aktif Seskab Teddy di media sosial merupakan bentuk strategi komunikasi yang bertujuan melindungi otoritas tertinggi negara.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
Menurutnya, optimalisasi belanja pemerintah menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved