Rabu 19 Januari 2022, 19:21 WIB

KPK Berhasil Amankan 7 Orang dari OTT di Langkat

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Berhasil Amankan 7 Orang dari OTT di Langkat

MI/Susanto
Jubir KPK Ali Fikri

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang dalam operasi senyap di Langkat, Sumatra Utara pada Selasa, 18 Januari 2022. Mereka semua kini dibawa ke Jakarta.

"Saat ini tujuh orang yang ditangkap di Kabupaten Langkat Sumatra Utara segera dibawa menuju Gedung Merah Putih Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh tim KPK," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, hari ini.

Ali enggan memerinci identitas para pihak yang ditangkap. Namun, mereka semua bakal diperiksa lagi setelah tiba di Markas KPK.

"Perkembangannya akan diinfokan lebih lanjut," ujar Ali.

Baca juga: Korupsi Satelit Kemenhan, Kejagung Hanya Usut Pihak Sipil

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Langkat, Sumatra Utara. Sejumlah uang ditemukan tim tangkap tangan dalam operasi senyap itu.

"Kami telah mengamankan beberapa pihak dan sejumlah uang sebagai bukti yang diperoleh pada saat tangkap tangan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangan tertulis, Rabu, 19 Januari 2022.

Ghufron enggan memerinci total uangnya. KPK baru akan membeberkan total uang dalam kasus ini melalui konferensi pers.(OL-4)

Baca Juga

Medcom/Candra Yuri Nuralam

Boyamin Saiman Datang ke KPK Bawa Dokumen PT Bumi Rejo ke KPK

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 17 Mei 2022, 11:01 WIB
Boyamin terlihat menyambangin markas KPK sekitar pukul 10.29 WIB. Dia mengaku membawa dokumen terkait PT Bumi...
dok.pribadi

Kelompok Milenial Kritisi Kunjungan Rombongan La Nyalla Ke Arab Saudi

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:25 WIB
KUNJUNGAN Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti beserta delegasi DPD RI ke Arab Saudi dinilai sebagai agenda yang tidak...
MI/ADAM DWI

KPK Pastikan akan Panggil Pegawai Alfamidi Ambon Sebagai Tersangka

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 17 Mei 2022, 09:59 WIB
Richard diduga mematok Rp25 juta kepada Amri untuk menyetujui dan menerbitkan dokumen izin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya