Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

11 Hari di Pengungsian, Warga Korban Banjir Langkat Mulai Terjangkit Penyakit

Bayu Dian Aditama
09/12/2025 22:46
11 Hari di Pengungsian, Warga Korban Banjir Langkat Mulai Terjangkit Penyakit
11 Hari di Posko Pengungsian, Warga Korban Banjir Langkat Mulai Terjangkit Penyakit(Metro TV)

KORBAN banjir di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, masih bertahan di posko pengungsian setelah rumah mereka terendam banjir selama 11 hari. Lamanya tinggal di pengungsian mulai memicu berbagai keluhan kesehatan, terutama pada anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.

Sejumlah pengungsi mengeluhkan demam, batuk-pilek, perut kembung, dan gatal-gatal, yang diduga muncul akibat kondisi posko yang minim fasilitas. Posko pengungsian yang ditempati tidak memiliki dinding maupun pintu, sehingga warga kedinginan setiap malam, terutama saat hujan turun.

"Banyak warga sudah mulai sakit. Posko tidak punya dinding. Jadi kalau malam hari kami tidur kedinginan," Aminah, salah satu pengungsi dikutip dari MetroTV, Selasa (9/12) siang.

Warga menilai kondisi ini semakin meresahkan. Mereka menegaskan bahwa kebutuhan utama saat ini bukan lagi sekadar sembako, melainkan penanganan serius terhadap lambatnya surut air di pemukiman mereka. Meski permukaan sungai sudah menurun, genangan di kawasan perumahan justru tidak kunjung surut.

Beberapa fasilitas pendidikan di Kelurahan Tanjungpura, seperti MAN 2, MAN 1, dan SMK Negeri Tanjungpura, masih dijadikan tempat pengungsian darurat. Gedung-gedung bertingkat itu kini menjadi tempat berlindung bagi ratusan warga terdampak.

Seorang warga lainnya, Hendra, menyebut bahwa air di pemukiman tidak kunjung surut kemungkinan akibat benteng penahan air yang rusak dan belum adanya upaya penyedotan air secara maksimal dari pihak terkait.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Langkat untuk segera bertindak cepat agar ratusan warga yang terjebak banjir bisa kembali ke rumah dalam kondisi aman dan sehat. (P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya