Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN banjir di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, masih bertahan di posko pengungsian setelah rumah mereka terendam banjir selama 11 hari. Lamanya tinggal di pengungsian mulai memicu berbagai keluhan kesehatan, terutama pada anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.
Sejumlah pengungsi mengeluhkan demam, batuk-pilek, perut kembung, dan gatal-gatal, yang diduga muncul akibat kondisi posko yang minim fasilitas. Posko pengungsian yang ditempati tidak memiliki dinding maupun pintu, sehingga warga kedinginan setiap malam, terutama saat hujan turun.
"Banyak warga sudah mulai sakit. Posko tidak punya dinding. Jadi kalau malam hari kami tidur kedinginan," Aminah, salah satu pengungsi dikutip dari MetroTV, Selasa (9/12) siang.
Warga menilai kondisi ini semakin meresahkan. Mereka menegaskan bahwa kebutuhan utama saat ini bukan lagi sekadar sembako, melainkan penanganan serius terhadap lambatnya surut air di pemukiman mereka. Meski permukaan sungai sudah menurun, genangan di kawasan perumahan justru tidak kunjung surut.
Beberapa fasilitas pendidikan di Kelurahan Tanjungpura, seperti MAN 2, MAN 1, dan SMK Negeri Tanjungpura, masih dijadikan tempat pengungsian darurat. Gedung-gedung bertingkat itu kini menjadi tempat berlindung bagi ratusan warga terdampak.
Seorang warga lainnya, Hendra, menyebut bahwa air di pemukiman tidak kunjung surut kemungkinan akibat benteng penahan air yang rusak dan belum adanya upaya penyedotan air secara maksimal dari pihak terkait.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Langkat untuk segera bertindak cepat agar ratusan warga yang terjebak banjir bisa kembali ke rumah dalam kondisi aman dan sehat. (P-4)
AKSES jalan penghubung dari Kabupaten Tapanuli Utara menuju Kota Sibolga, Sumatra Utara, masih terputus hingga Rabu (24/12). Perbaikan tetap dilanjutkan meski dalam suasana perayaan Natal.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
SEBANYAK enam daerah di Sumatra Utara ditetapkan sebagai titik rawan mudik Nataru 2025/2026 karena belum pulih dari dampak bencana.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) kembali melakukan penyegelan terhadap 3 subjek hukum.
Kegiatan meliputi pemetaan kebutuhan warga terdampak, pengelolaan dan pendistribusian paket logistik, serta pendampingan kepada perangkat desa dan relawan lokal.
Mengusung tema Cinta Tanpa Syarat, sekolah di Langkat yang baru berdiri kurang dari satu tahun ini tidak hanya merayakan Natal secara seremonial.
Dampak banjir dan longsor yang melanda Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, masih dirasakan warga hingga kini.
Presiden menyatakan akan terus memantau perkembangan pemulihan dari hari ke hari hingga kondisi benar-benar pulih.
Seruan itu menjadi bentuk desakan dari HMI agar Polri segera mengambil langkah tegas dalam menumpas premanisme yang selama ini meresahkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved