Rabu 19 Januari 2022, 17:21 WIB

Kejagung Naikkan Kasus Korupsi Garuda ke Penyidikan

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Kejagung Naikkan Kasus Korupsi Garuda ke Penyidikan

DOK MI.
Ilustrasi.

 

JAKSA Agung Sanitiar Burhanuddin menyebut pihaknya resmi meningkatkan kasus dugaan korupsi sewa pesawat di PT Garuda Indonesia (persero) ke penyidikan hari ini, Rabu (19/1). Untuk tahap pertama, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) akan mendalami pengadaan pesawat jenis ATR 72-600.

Burhanuddin berjanji pihaknya akan mengusut kasus rasuah di maskapai pelat merah itu sampai tuntas. Oleh karena itu, pengembangan penyidikan juga akan mengarah pada pengadaan pesawat jenis Airbus, Boeing, dan mesin pesawat Rolls-Royce.

"Setiap penanganan kami, nanti akan koordinasi dengan KPK karena ada beberapa yang telah tuntas di KPK, agar tidak terjadi nebis in idem," ujar Jaksa Agung di Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, JAM-Pidsus Febrie Ardiansyah juga mengungkap indikasi kerugian negara dari pengadaan sewa pesawat di Garuda mencapai Rp3,6 triliun. Selain ATR, pihaknya juga akan menyidik dugaan korupsi dalam pengadaan pesawat jenis Bombardier.

Diketahui, Kejagung menangani perkara korupsi Garuda yang saat itu dipimpin oleh Emirsyah Satar. Emirsyah pernah terseret dalam kasus suap dan pencucian uang oleh KPK. Kini, ia sedang menjalani hukuman pidana penjara selama delapan tahun di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, Jawa Barat.

Baca juga: Kejagung Buka Kemungkinan Usut Pencucian Uang di Kasus Garuda

Menurut Febrie, penyidik Gedung Bundar akan menyeret nama-nama yang belum diusut oleh KPK. Oleh karena itu, koordinasi dengan KPK akan diintensifkan. Di sisi lain, ia juga menegaskan bahwa proses penyidikan akan berorientasi untuk menutupi kerugian keuangan negara. "Cara pandang penyidik di Kejagung sekaligus mengupayakan bagaimana kerugian yang telah terjadi di Garuda akan kami upayakan pemulihannya," tandas Febrie. (OL-14)

Baca Juga

MI/HO

Sahabat Ganjar DKI Jakarta Gelar Deklarasi Bersama 

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 27 Mei 2022, 07:08 WIB
Ketua DPW Jakarta Imron Rosyidi menyebut masyarakat setempat sangat antusias dan ingin berjuang bersama-sama untuk memenangkan Ganjar...
Dok MI

Produk dalam Negeri Harus Jadi Tuan di Rumah Sendiri

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:42 WIB
"UMKM harus jadi perhatian  karena sektor ini paling luas serapan lapangan kerjanya,"...
MI/Bayu Anggoro

Selesaikan Polemik Penjabat Kepala Daerah dengan Penguatan Birokrasi Sipil

👤Golda Eksa 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:54 WIB
Mengintegrasikan politik kepemiluan agar dapat segera serentak melaksanakan hajat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya