Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN mengusut dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia (persero), Kejaksaan Agung membuka peluang untuk menangani dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari kasus tersebut. Hal itu disampaikan oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung, Supardi.
"Pokoknya kita kalau menangani perkara, ketika ada TPPU-nya pasti kita gas," ujar Supardi di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (12/1) malam.
Diketahui, saat ini JAM-Pidsus Kejagung masih menyelidiki dugaan korupsi terkait mark up atau penggelembungan harga pengadaan pesawat di Garuda. Rasuah itu terjadi saat maskapai pelat merah tersebut dipimpin oleh Emirsyah Satar.
Emirsyah saat ini sedang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, Jawa Barat, akibat kasus penerimaan suap dari pemilik Connaught International, PT Mugi Rekso Abadi, dan PT Ardhyaparamita Ayuprakasa.
Suap itu diberikan terkait realisasi pengadaan total care program mesin Rolls-Royce Trent 700, pesawat Airbus A330-300/200, Aibus A320 untuk PT Citilink Indonesia, Bombardier CRJ 1.000, dan ATR 72-600.
Baca juga: Beda dengan KPK, Kejagung tak Tangani Suap Pengadaan Pesawat Garuda
Selain suap, Emirsyah pun divonis bersalah melakukan TPPU. Majelis hakim menghukumnya pidana penjara selama 8 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 8 bulan kurungan. Emirsyah juga diberikan hukuman tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Sin$2,117 juta.
Ditanya mengenai aliran uang yang diterima pejabat lain di dugaan korupsi Garuda, Supardi belum bisa mengungkapnya. Namun, ia memastikan bahwa Kejagung sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Kita juga koordinasi dengan PPATK, nanti kita cari lah (aliran dananya), yang penting kan paling tidak peristiwanya (pidana) ada dulu, nanti kita perdalam di proses penyidikan," tandasnya.
Penyelidikan oleh JAM-Pidsus saat ini menyasar pada pengadaan pesawat jenis ATR 72-600 dan CRJ 1000 (Bombardier). Berdasarkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2009-2014, Garuda merencanakan penambahan armada sebanyak 64 pesawat melalui skema pembelian dan sewa melalui pihak lessor.
Adapun realisasi dari RJPP itu antara lain berupa pengadaan 50 pesawat ATR 72-600 dan 18 pesawat CRJ 1000. Sebanyak 5 unit pesawat ATR diadakan melalui skema pembelian, sedangkan 45 unit lainnya sewa. Sementara itu, sebanyak 12 dari 18 unit pengadaan CRJ 1000 berupa sewa. (P-5)
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri.
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved