Selasa 18 Januari 2022, 13:42 WIB

Kejagung Tegaskan Belum Tetapkan Tersangka Korupsi Satelit Kemhan

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Kejagung Tegaskan Belum Tetapkan Tersangka Korupsi Satelit Kemhan

Dok.MI
Kejaksaan Agung

 

PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung sampai saat ini belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Satelit Slot Orbit 123 derajat Bujur Timur (BT) periode 2015-2021. Sebab, proses penyidikan baru dimulai sejak Jumat (14/1) lalu.

Menurut Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Kejagung Supardi, penetapan tersangka baru akan dilakukan setelah pihaknya mengumpulkan bukti-bukti yang membuat terang suatu tindak perkara dalam tahapan penyidikan.

"Penyidikan baru kemarin kok tersangka toh?," katanya di Jakarta, Senin (17/1) malam.

"Ketika surat perintah (dimulainya) penyidikan, itu perlu proses dulu. Hasilkan proses, baru nanti, 'Oh ini tersangkanya'," sambung Supardi.

Supardi menegaskan untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka, pihaknya harus mendasarkan pada alat bukti. Sementara surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) Nomor PRINT-08/F.2/Fd.2/01/2022 untuk mengusut pengadaan satelit di Kementerian Pertahanan (Kemhan) baru diteken Jumat (14/1) lalu.

Baca juga: Usut Korupsi Garuda, Kejagung Minta Bukti Dokumen dari KPK

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebut penyidik sudah memeriksa tiga saksi dari PT Dini Nusa Kusuma (DNK) pada Senin (17/1). Ketiganya berinisial PY selaku Senior Account Manager, RACS selaku Promotion Manager, dan AK selaku General Manager.

Dalam keterangan tertulisnya, Leonard menjelaskan bahwa PT DNK adalah pemegang hak pengelolaan filling satelit Indonesia untuk dapat mengoperasikan satelitatau menggunakan spektrum frekuensi radio di orbit satelit tertentu.

Sebelumnya, JAM-Pidsus Febrie Ardiansyah mengatakan pihaknya menemukan perbuatan melawan hukum karena proyek satelit tersebut tidak direncanakan dengan baik. Pada 2015 misalnya, anggaran dalam DIPA Kemhan belum tersedia untuk menyewa satelit milik Avanti Communication Limited.(OL-4)

Baca Juga

Ist/DPR

DPR Berencana Temui MA dan MK Bahas Penanganan Sengketa Pemilu

👤Putra Ananda 🕔Kamis 19 Mei 2022, 16:34 WIB
DPR RI bersama pemerintah akan menjadwalkan pertemuan dengan MK dan MK ntuk membahas rencana percepatan penyelesaian sengketa...
Antara

Lagi, Kejagung Sita Aset Tanah Mantan Dirut Taspen Life

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 19 Mei 2022, 16:21 WIB
Kali ini, aset yang disita Kejagung berupa tanah seluas 3.915 meter persegi, yang berlokasi di Desa Pakembinangun, Kabupaten Sleman,...
MI/ Susanto

Kejagung Kembali Sita Tanah Bekas Dirut Taspen Life

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 19 Mei 2022, 15:19 WIB
Kali ini, aset yang disita adalah tanah seluas 3.915 meter persegi di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya