Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung Supardi enggan menyebut mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (persero) Emirsyah Satar sebagai calon tersangka dugaan korupsi pengadaan pesawat.
Ia beralasan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. "Wong ini masih penyelidikan kok bilang calon tersangka," ujar Supardi di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (13/1) malam.
Kendati demikian, Supardi menyebut pihaknya telah meminta keterangan Emirsyah yang saat ini mendekam dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, Jawa Barat. Diketahui, Emrisyah sedang menjalani hukuman selama 8 tahun penjara akibat kasus suap dan pencucian uang terkait realisasi mesin dan pesawat.
Kasus yang menjebloskan Emirsyah ke dalam tahanan itu sebelumnya ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Supardi mengatakan sebagian objek korupsi yang diusut pihaknya sama dengan kasus di KPK. Namun, ia menegaskan perkara yang ditangani berbeda.
Baca juga: Kejagung Tingkatkan Korupsi Proyek Satelit Kemhan ke Penyidikan
"Sana (KPK) kan tindak pidana suap, kita tidak lari ke sana. Kita larinya ke proses pengadaannya, ada perbuatan melawan hukum apa enggak akibat perbuatan melawan hukum itu, ada kerugian negara apa enggak," jelasnya.
Oleh karena itu, Supardi mengatakan pengusutan dugaan korupsi di JAM-Pidsus Kejagung terkait dengan Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Selain Emirsyah, Kejagung juga sudah meminta keterangan pihak lain dalam proses penyelidikan itu. Supardi menyebut ada dua orang yang diperiksa kemarin. Keduanya adalah tim pengadaan di Garuda.
"Inisialnya M sama AW," pungkas Supardi.
Terpisah, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ia juga membuka kemungkinan pengusutan dugaan korupsi yang lebih luas dan tak terbatas soal pengadaan sewa pesawat jenis ATR 72-600.
"Kami bukan hanya nanti ATR saja. Kita siap untuk di kita kembangkan," pungkas Jaksa Agung. (OL-4)
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
Suntikan dana ini akan memperkuat struktur permodalan dan memastikan keberlanjutan pencatatan saham Garuda di Bursa Efek Indonesia.
Setiap pelanggan dapat melakukan satu kali penukaran pada setiap skema mulai dari 30.000, 150.000, dan 300.000 poin.
Pesawat Southwest Airlines mengalami penurunan ketinggian secara mendadak setelah lepas landas di LA. Insiden itu membuatnya hampir bertabrakan dengan pesawat lain.
Tak hanya berkaitan dengan gaya, memilih pakaian yang tepat bisa memberikan kamu pengalaman terbang yang menyenangkan dan aman.
Dua orang ditemukan tewas di kompartemen roda pesawat JetBlue yang terbang dari New York City, setelah mendarat di Bandara Fort Lauderdale-Hollywood International pada Senin malam.
Asosiasi Penerbangan Jerman (BDL) mencatat, di sepanjang 2024, ada 334 korban tewas di seluruh dunia akibat kecelakaan penerbangan sipil.
Sebuah pesawat milik maskapai Etihad Airways yang berencana bertolak dari Bandara Melbourne mengalami pecah ban hingga akhirnya batal lepas landas.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pesawat terbang yang jatuh pada pekan lalu adalah karena terkena tembakan dari darat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved