Kamis 09 Desember 2021, 23:07 WIB

Jaksa Agung Ingatkan Jaksa Konsisten Terapkan Dakwaan Pencucian Uang

Jaksa Agung Ingatkan Jaksa Konsisten Terapkan Dakwaan Pencucian Uang

MI/Tiyok
Ilustrasi

 

JAKSA Agung Sanitiar Burhanuddin menginstruksikan seluruh satuan kerja Kejaksaan di Indonesia untuk konsisten menerapkan dakwaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di setiap penanganan tindak pidana korupsi.

Instruksi tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Hari Antikorupsi Sedunia yang mendorong Kejaksaan Agung agar semakin maksimal menerapkan dakwaan TPPU untuk menjerat koruptor dengan sanksi pidana yang tegas dan memulihkan kerugian negara.

"Optimalkan penyelamatan aset negara dengan cara konsisten dengan penerapan TPPU di setiap penanganan kasus tindak pidana korupsi," kata Burhanuddin dalam Penutupan Rapat Kerja Kejaksaan RI Tahun 2021 secara virtual dari ruang kerja Jaksa Agung, di Jakarta, Kamis (9/12)

Dalam penanganan perkara korupsi di Kejaksaan Agung pada Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) beberapa kasus telah diterapkan TPPU, seperti kasus megakorupsi PT Asabri, TPPU dikenakan kepada tiga terdakwa, yakni Benny Tjockrosaputro, Heru Hidayat, dan Jimmy Sutopo.

Perkara lain yang diterapkan TPPU, yakni kasus korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energri (PDPDE) Gas Sumatera Selatan periode 2010-2019, yang menjerat mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Selain Alex, tiga tersangka diterapkan TPPU, yakni Muddai Mandang, Caca Isa Saleh S, dan A Yuniarsyah Hasan.

Selain mengoptimalkan penerapan dakwaan TPPU, Burhanuddin memerintahkan seluruh satuan kerja Kejaksaan di Indonesia untuk mengoptimalkan sistem pencegahan tindak pidana korupsi untuk meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK). Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan IPK, antara lain melalui pendidikan antikorupsi dan segera identifikasi penyebab atau kelemahan-kelemahan sistem jaring pencegahan tindak pidana korupsi di kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN maupun BUMD.

Dalam upaya pemberantasan korupsi ini, kata Burhanuddin, satuan kerja Kejaksaan perlu menciptakan inovasi dan membangun kolaborasi. "Ciptakan inovasi dan bangun kolaborasi dengan institusi lain dalam rangka pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi," ujarnya.

Burhanuddin meminta jajarannya untuk meningkatkan marwah institusi Kejaksaan dengan cara melaksanakan penegakan hukum yang berkeadilan dan menggunakan hati nurani. Pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tersebut, Jaksa Agung meluncurkan tiga pedoman yang menunjang tugas dan fungsi intelijen Kejaksaan.

Tiga pedoman tersebut, yakni Pedoman Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Senjata Api Dinas di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Kemudian, Pedoman Nomor 20 Tahun 2021 tentang Kode Etik Intelijen Kejaksaan Republik Indonesia dan Pedoman Nomor 21 Tahun 2021 tentang Intelijen Penegakan Hukum.

Ketiga pedoman tersebut, katanya, diharapkan akan memperkuat dan mendukung fungsi intelijen dalam menjalankan tugas sebagai indera negara. "Ingat intelijen bukan hanya menjadi indera Adhyaksa semata, namun sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Intelijen Kejaksaan merupakan salah satu komponen intelijen negara, khususnya dalam proses penegakan hukum," pungkasnya. (OL-8)

 

Baca Juga

Dok pribadi

Leter C Kerap Jadi Alat Bukti Kendati Tidak Ada yang Asli

👤Media Indonesia 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:50 WIB
KASUS perdata yang menyangkut masalah pertanahan tak lepas dari masih digunakannya alat bukti hak-hak lama seperti Leter C atau...
Antara

KPU Berkomitmen Perkuat Literasi Pemilh

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:09 WIB
Menurut Komisioner KPU, Idham Holik, pendidikan pemilih itu merupakan hak politik...
Ist

Diskusi Terbatas Pertanahan, Letter C Tidak Ada yang Asli

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 21:35 WIB
Letter C atau girik, petok, verponding, dan segala dokumen tanah yang lama sudah tidak berlaku sejak Oktober...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya