Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI Eva Yuliana mendukung penuh peningkatan kesejahteraan atau tunjangan para jaksa untuk dimasukkan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kejaksaan yang kini dibahas Komisi III DPR RI. Menurutnya, ketika kesejahteraan para jaksa itu terpenuhi, maka dapat meminilisir hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga nantinya tercipta proses hukum yang adil dan sesuai dengan yang diinginkan masyarakat.
“Kesejahteraan rasanya dalam hal ini adalah tunjangan saya secara pribadi mendukung penuh diperhatikan mengenai tunjangan untuk para jaksa ini. Karena menurut hemat kami ketika tunjangan atau kesejahteraan itu terpenuhi dengan baik atau cukup, maka hal-hal yang tidak kita inginkan itu bisa diminimalisir,” kata Eva saat mengikuti pertemuan Komisi III DPR RI dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah beserta Kepala Kejaksaan Negeri se-Jateng, dan Kapolda Jateng beserta jajaran PJU, di Semarang, Jateng, Kamis (25/11/2021).
Eva menambahkan, jika terkait peningkatan kesejahteraan itu dalam RUU tidak tertulis dalam pasal, namun dapat diperjelas melalui penjelasan maupun catatan terkait tunjangan yang dimaksud. “Pada prinsipnya, tunjangan itu menjadi masalah yang menurut kami penting diperhatikan, karena ini berdampak pada bagaimana kualitas proses hukum atau kita berharap hal-hal yang tidak diinginkan itu bisa diminimalisir,” jelas Eva.
Baca Juga: DPR Minta Perketat Pintu Masuk ke Indonesia
Di sisi lain, politisi Partai NasDem itu mengapresiasi komunikasi dan kerja sama antar aparat penegak hukum dalam sistem yang tergabung atau Integrated Criminal Justice System di Jateng, yang sudah berjalan secara baik secara informal maupun formal. Integrated Criminal Justice System itu dikaitkan Eva dengan persiapan RUU Penyadapan yang akan mulai dibahas Komisi III DPR RI dalam masa sidang ke depan.
“Kita minta pendapatnya dan kemudian disampaikan Kajati bahwa dalam proses intelijen di Kejaksaan itu memang perlu ada penyadapan, tergantung nanti dalam RUU Penyadapan turunannya seperti apa. Nanti kita akan masuk pada materi (pada pembahasan) RUU Penyadapan itu sendiri. Yang pasti masukan dari Kejati Jawa Tengah bahwa penyadapan itu dibutuhkan dalam proses intelijen,” tandas legislator dapil Jateng V itu.
Dalam kesempatan yang sama, Kajati Jawa Tengah Priyanto menyampaikan sejumlah masukan guna memperkaya pembahasan RUU Kejaksaan, salah satunya terkait pengelolaan aset sitaan di Rupbasan, apakah nantinya kewenangan Kejaksaan diperbesar dalam rangka penyimpanan aset. Pihaknya pun mengapresiasi pembahasan RUU ini. “Saya kira Kejaksaan sangat mendukung, karena inisiatif DPR RI. Kami bangga, ternyata institusi Kejaksaan ini diperhatikan oleh Komisi III. Ini kebanggaan yang luar biasa bagi kami,” jelasnya. (RO/OL-10)
Dengan kehadiran Job Fair & Internship Expo, sama-sama memberi benefit untuk kampus dan industri.
Selain itu, terdiri atas 3 titik parkir, Privilege Parking Spot merupakan area parkir dedicated yang disediakan khusus untuk semua jenis kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus.
Menaker Ida menegaskan bahwa gedung WDC sebagai bentuk jawaban Pemerintah (BBPVP Bandung) terhadap kebutuhan anak-anak muda di Bandung dan sekitarnya.
Masakan yang dikurasi secara ahli oleh Chef Daniel Chaney, menjanjikan simfoni rasa yang akan membuat lidah Anda terpuaskan.
Bali Safari & Marine Park, salah satu taman safari terbesar di Indonesia, secara rutin mengadakan acara yang dikenal sebagai ‘Hari Harimau’ untuk menghormati dan menyelamatkan harimau.
Program Beasiswa The Future Leader (TFL) menawarkan beasiswa penuh untuk Magister Manajemen di PPM School of Management, yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu manajemen.
pemerintah perlu refleksi dan berkolaborasi untuk menjamin hak serta memberikan kesejahteraan bagi warga negara. Hal itu ia katakan merespons kasus anak SD yang bunuh diri di NTT.
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) kini tidak hanya diikuti oleh guru-guru agama Islam saja, tapi menjangkau seluruh guru lintas agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved