Kamis 28 Oktober 2021, 14:58 WIB

Demokrat Dorong Ambang Batas Pencalonan Presiden Dihapus

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
Demokrat Dorong Ambang Batas Pencalonan Presiden Dihapus

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Pemungutan Suara pada pilpres 2019

 

PILITIKUS Partai Demokrat Syarief Hasan mendorong agar aturan presidential threshold atau batas pengajuan calon presiden untuk Pemilu Presiden 2024 ditinjau ulang.

"Aturan ini jelas membatasi partisipasi politik dan hak setiap warga negara Indonesia," kata Syarief Hasan dikutip dari siaran pers di Jakarta, hari ini.

Menurut dia, UUD 1945 tidak pernah mengatur batasan persentase tertentu untuk pengajuan calon presiden dan wakil presiden.

Pasal 6A UUD 1945 pada pokoknya menegaskan bahwa pemilihan presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat dan diusulkan olah partai politik atau gabungan partai politik sebelum pemilu.

Oleh karena itu, kata Syarief Hasan, berbagai batasan atau hambatan yang diatur dalam regulasi kepemiluan adalah ketentuan yang sejatinya tidak tepat menafsirkan maksud konstitusi.

"Dengan kata lain, penghapusan presidential threshold justru meningkatkan kualitas demokrasi sesuai konstitusi," kata Syarief Hasan di Jakarta, hari ini.

Syarief Hasan mengatakan di banyak negara demokrasi, aturan pembatasan pengajuan presiden berupa persentase tertentu tidaklah dikenal. Aturan ini justru memberangus hak berdemokrasi bagi warga negara, selain mempersempit peluang rakyat memilih calon pemimpin yang terbaik.

"Bisa dibilang pengajuan calon presiden dan wakil presiden tanpa adanya aturan presidential threshold adalah praktik dan tradisi demokrasi universal," tutur dia.

Oleh karena itu, tambah Syarief Hasan, jika Presiden Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) yang mencabut aturan presidential threshold maka Presiden Jokowi telah mengembalikan demokrasi pada hakikat sebenarnya, yakni kuasa rakyat menentukan calon pemimpinnya.

"Jika Presiden Jokowi berani mengambil terobosan, dengan mengeluarkan perppu, misalnya, Presiden Jokowi akan dikenang sebagai presiden yang teguh dan konsisten membela nilai-nilai demokrasi, membuka keran politik untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa menjadi pemimpin bangsa berikutnya," ujar Syarief.(Ant/OL-4)

Baca Juga

dok.ist

DPR Papua Minta TNI Polri-TPNPB Jaga Situasi Kondusif Jelang Natal

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 02 Desember 2021, 10:20 WIB
TNI-Polri dan TPNPB diminta menghentikan aksi saling serang guna menjaga situasi kondusif jelang perayaan Natal yang akan dirayakan oleh...
DOK DPR RI

RUU Kejaksaan akan Beri Kewenangan Jaksa Lakukan Peninjauan Kembali

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 08:08 WIB
Pangeran menilai masukan yang didapat cukup menarik dan menjadi perhatian tersendiri untuk dipertimbangkan dalam pembahasan RUU...
MI/ Moh Irfan

Yuk Lebih Mengenal DPR

👤Muhammad Bintang Rizky 🕔Kamis 02 Desember 2021, 07:45 WIB
DPR memiliki 3 fungsi yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya