Minggu 24 Oktober 2021, 10:03 WIB

Pemerintah Harus Genjot Potensi Parekraf Tegal

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pemerintah Harus Genjot Potensi Parekraf Tegal

Ist/DPR
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih.

 

PEMERINTAH pusat dan daerah didesak terus menggenjot potensi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai event budaya bisa kembali dibangkitkan setelah pandemi sempat menutup semua potensi. Kini, Tegal sudah 0 persen positif Covid-19.

Dalam keterangan persnya, Sabtu (23/10), Fikri menyerukan agar pusat dan daerah membangun sinergitas dalam menggenjot potensi yang sangat besar di sektor parekraf. Fikri menyampaikan hal ini saat membuka diskusi bertajuk "Pengembangan Atraksi dan Even Budaya Sebagai Media Promosi Daerah" di Kota Tegal.

Fikri menambahkan, potensi pariwisata RI secara nasional sudah mencapai 21 miliar dollar AS, dan saat ini bergabung dengan ekonomi kreatif yang potensinya mencapai 23 miliar dollar AS. 

“Sehingga, saat keduanya menjadi satu urusan, yakni pariwisata dan ekonomi kreatif, potensinya mencapai 41 miliar dollar AS, bahkan kontribusi terhadap PDB secara nasional melampaui sektor andalan negara, seperti CPO dan migas,” urai Fikri.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, pada level daerah, kolaborasi berbagai elemen dalam model pentahelix, yang melibatkan akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, komunitas, dan media perlu diterapkan untuk mencapai  tujuan tersebut. 

“Karena kita tidak bisa berjalan sendirian, semua elemen tersebut berperan penting dalam peningkatan sektor parekraf di Tegal,” ucapnya.

Diskusi yang digelar atas inisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Baparekraf RI ini menampilkan narasumber dari berbagai unsur, antara lain Direktur Wisata Minat Khusus Kemenparekraf/Baparekraf RI, Alexander Reyaan, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Porapar Kota Tegal, Maman Suherman, dan Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal, Yono Daryono.

Alexander Reyaan memaparkan, tiga strategi pemulihan sektor parekraf pasca dihantam badai pandemi Covid-19.

Pertama, adaptasi dengan sosialisasi sertifikasi pariwisata berupa CHSE (clealiness, health, safety, environment). Kedua, inovasi dalam pengembangan produk wisata dan penyelenggara kegiatan. Ketiga, kolaborasi bersama stakeholder.

Alex meminta pemerintah daerah serius memperhatikan aspek promosi untuk mengangkat potensi budaya di Kota Tegal.

“Promosi yang paling efektif, salah satunya melalui work of mouth (dari mulut ke mulut) dan karenana membutuhkan tingkat kepuasan yang baik dari penikmat atau konsumen,” kata dia.

Sementara Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal, Yono Daryono menyinggung tentang belum efektifnya unsur kesenian dan budaya daerah mengambil peran dalam kegiatan untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

“Bagaimana seharusnya UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan membantu pelaku seni budaya dalam mengakses pendanaan dan bantuan dari pemerintah,” katanya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Reno Esnir

Ditegur Jokowi, Polri Imbau Ormas Taati Peraturan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 05 Desember 2021, 13:19 WIB
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono meminta ormas agar tidak membuat keributan serta tidak melanggar aturan atau hukum yang...
Ist/DPR

Sufmi Dasco: Utamakan Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:47 WIB
Dasco pun meminta agar pemerintah membuat posko-posko darurat, menyediakan kebutuhan pokok, baik sandang dan pangan serta obat-obatan yang...
Ist/DPR

Komisi VII DPR Yakin Indonesia Mampu Hasilkan EBT Handal dan Mandiri

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 11:40 WIB
Komisi VII DPR RI menekan pentingnya menghasilkan energi baru terbarukan (EBT) yang handal dan mandiri (clean and renewable...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya