Jumat 15 Oktober 2021, 13:47 WIB

Positivity Rate di Bawah Standar WHO, Puan Minta Jangan Lengah

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Positivity Rate di Bawah Standar WHO, Puan Minta Jangan Lengah

Ist/DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani.

 

KETUA DPR RI Puan Maharani meminta seluruh pihak tidak cepat berpuas diri apalagi bereuforia dengan laju penularan Covid-19 yang semakin melandai. Meski positivity rate nasional sudah di bawah 5% atau sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lonjakan penularan masih mungkin terjadi.

“Meski positivity rate sudah di bawah standar, bahkan bekalangan ini sudah di bawah 1%, tapi selama masih ada kasus baru per harinya, Covid-19 masih bisa mungkin melonjak kalau kita lengah,” kata Puan dalam keterangan pers, Kamis (14/10).

Tren laporan kasus positif Indonesia sempat mengalami penurunan hingga hanya 620 kasus pada Senin (11/10/2021), namun jumlahnya meningkat nyaris dua kali lipat pada Rabu (13/10/2021) yakni sebanyak 1.233 kasus.

“Meski dalam jumlah kecil, selama penularan masih bisa berlipat ganda, potensi lonjakan dalam jumlah besar masih tetap ada. Jadi kita harus terus waspadai. Jangan cepat berpuas diri,” kata Puan.

Politikus PDI-Perjuangan ini juga meminta pengawasan terhadap penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah terus diperketat, sesuai dengan aturan masing-masing level.

“Aturan masuk mal, transportasi publik, tempat wisata dan sebagainya, tidak boleh kendor sedikit pun,” tegasnya.

Puan juga kembali mengingatkan potensi mobilitas orang yang tinggi saat masa libur akhir tahun, yang bisa memicu lonjakan kasus. Terlebih sejumlah daerah tujuan wisata sudah dibuka bagi wisatawan mancanegara.

“Intinya mobilitas masyarakat maupun orang asing harus menaati aturan dan  prosedur yang berlaku, jika tidak ingin kasus kembali melonjak saat libur Lebaran lalu,” kata Puan.

Lebih jauh Puan mengingatkan, seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat semakin gencar menerapkan 3 pilar pengendalian Covid-19 yakni penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) percepatan vaksinasi serta penguatan testing, tracing, treatment (3T) di lapangan.

“Mari bersama-sama mendisiplinkan diri kita untuk taat prokes dan ikut serta mengajak orang di sekitar kita untuk vaksinasi,” ujar mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu.

Puan mengatakan, jika Covid-19 bisa semakin terkendali berkat kerja keras dan gotong royong seluruh elemen bangsa, maka Indonesia bisa cepat pulih dari pandemi, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali normal.

"Jika kita disiplin, tahun depan bisa jadi momentum kebangkitan bangsa Indonesia dari hantaman Covid-19,” pungkas legislator dapil Jawa Tengah V itu. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Kuasa Hukum Nilai Dakwaan dan Tuntutan untuk Heru Hidayat tidak Padu

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 07 Desember 2021, 06:10 WIB
"Tuntutan di luar dakwaan ini kan jelas tidak sesuai aturan, berlebihan, dan diluar wewenang JPU atau bisa dianggap abuse of...
Antara

Erick Thohir Kandidat Paling Potensial dari Klaster Menteri

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 06 Desember 2021, 23:58 WIB
Lembaga survei itu mendapati bahwa Eric adalah salah satu menteri dengan kinerja yang dianggap terbaik oleh...
Dok MI

Pakar: Hati-Hati Memaknai Dasar Yuridis Hukuman Mati Koruptor

👤Mediaindonesia 🕔Senin 06 Desember 2021, 21:36 WIB
Makna dari keadaan tertentu, ialah bencana alam, pengulangan perbuatan atau ketika negara tengah resesi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya