Jumat 15 Oktober 2021, 13:04 WIB

Wapres: Jaga Terus Kerukunan Umat Beragama di Papua Barat

Emir Chairullah | Politik dan Hukum
Wapres: Jaga Terus Kerukunan Umat Beragama di Papua Barat

MI/SETWAPRES.
Wapres Ma'ruf Amin.

 

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin mengapresiasi langkah Gubernur Papua Barat beserta jajaran yang telah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama serta kerukunan antarmasyarakat dengan pemerintah. Salah satu komitmen Gubernur Papua Barat dapat terlihat dari pembangunan masjid dan lembaga pendidikan. 

"Saya ingin menyampaikan penghargaan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur. Gubernur Papua Barat telah memberikan bagaimana beliau menjaga hubungan antara Islam, Kristen, dan agama-agama yang lain," kata Ma'ruf dalam keterangan persnya saat melakukan silaturahmi dengan pimpinan organisasi massa (ormas) Islam dan tokoh agama di kantor MUI Provinsi Papua Barat, Jumat (15/10).

Ma'ruf menyebutkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta kerukunan masyarakat dengan pemerintah. Kedua hal tersebut merupakan unsur utama terciptanya kerukunan nasional. "Kita ingin menjaga republik ini, NKRI ini, dengan tetap menjaga kerukunan antaragama, antarumat dengan pemerintah karena kerukunan agama, kerukunan rakyat merupakan unsur utama dalam kerukunan nasional dan kerukunan nasional merupakan prasayat daripada kesuksesan yang kita inginkan," jelasnya.

Wapres menerangkan salah satu cara yang harus diimplementasikan dalam mewujudkan cita-cita tersebut yaitu menyampaikan ajaran agama atau menyampaikan pesan dari dan kepada masyarakat dengan cara yang santun. Ini karena santun merupakan ajaran yang diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dengan kesantunan tersebut, narasi kerukunan dapat terbentuk dengan baik. "Oleh karena itu, saya minta di dalam menjalankan dakwah kita supaya tetap menggunakan cara-cara yang baik dengan kalimat yang santun," imbaunya.

Sebelumnya, Ketua MUI Papua Barat Ahmad Nausrau melaporkan bahwa komitmen yang diberikan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat terhadap kerukunan antarumat beragama di provinsi ini sangat dirasakan dan memberikan dampak yang baik dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari. "Pemerintah Provinsi Papua Barat memberikan atensi dan perhatian yang luar biasa kepada seluruh agama yang ada di Provinsi Papua Barat termasuk kepada ormas-ormas Islam, lembaga-lembaga agama yang ada di Papua Barat. Semua diberikan secara merata dan berkeadilan," urai Ahmad.

Turut mendampingi Wapres pada kesempatan ini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, serta Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Setelah mengunjungi Papua Barat, Ma’ruf hari ini dijadwalkan menutup Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 di Stadion Lukas Enembe, Sentani Timur, Jayapura. 

Rombongan akan berada di Jayapura selama dua hari. Selain menutup PON XX Papua 2021, keesokan hari Wapres dijadwalkan menyapa masyarakat di SD Negeri Inpres VIM 1 dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Tanah Papua Jemaat Pniel Kotaraja, Kota Jayapura. Di hari kedua, Wapres juga akan memimpin Rapat Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan dan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di 5 Kabupaten Sasaran Prioritas, serta meresmikan pembangunan BLK Komunitas di Kampus Papua Alom Yayasan Global Mission Internasional Indonesia (GMII), Sentani, Kabupaten Jayapura. (OL-14)

Baca Juga

MI/Seno

TNI/Polri Aktif duduki Jabatan Sipil Jadi Ancaman Bagi Demokrasi

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 16:52 WIB
Lucius mengungkapkan penunjukan itu tidak sesuai dengan semangat dan amanat reformasi. Selain itu, juga melanggar...
MI/Susanto

KPU Sarankan Parpol Lakukan Pendaftaran Lebih Awal

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 16:06 WIB
Proses tahapan pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 direncanakan akan berlansung mulai 1 hingga 7 Agustus...
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Kejagung Masih Pelajari Putusan Banding Terdakwa ASABRI

👤Tri subarkah 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 15:35 WIB
Putusan tersebut masih dipelajari oleh Direktur Penuntutan JAM-Pidsus. Sejauh ini, Korps Adhyaksa belum memutuskan untuk mengajukan upaya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya