Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK seperti biasanya, Jalan Medan Merdeka Utara dan Barat, sejak Minggu (3/10), dipenuhi alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik negara.
Untuk pertama kalinya, peralatan perang, mulai dari Armoured Personnel Carrier atau kendaraan pengangkut berlapis baja hingga Multiple Launcher Rocket System (MLRS) Astros, yang berfungsi sebagai peluncur roket dipamerkan dengan rapi di sekeliling Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pementasan ratusan alutsista tentu bukan tanpa alasan. Itu merupakan salah satu rangkaian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-76 TNI yang jatuh pada Selasa (5/10).
Baca juga: Kapolri Sebut Sinergitas TNI-Polri Mutlak Sebagai Kekuatan Strategis Hadapi Tantangan
Presiden Joko Widodo mengungkapkan, selain untuk memperkenalkan alutsista kepada publik, langkah tersebut juga menjadi bentuk transparansi negara kepada masyarakat.
"Ini bukti bahwa APBN telah digunakan untuk membeli peralatan ini. Masyarakat bisa tahu kita telah memiliki 56 MLRS Astros. Ini roketnya bisa meluncur hingga 39 kilometer," ujar Jokowi saat meninjau pameran, Selasa (5/10).
Kepala negara menambahkan, sebagian besar alutsista tersebut merupakan pengadaan anyar. Seperti MLRS Astro yang baru didatangkan dari Brasil pada 2014.
"Ini baru saja kita beli di 2014 jadi keliatan sekali masih barang baru semua," tandas Jokowi.
Dalam kesempatan berbeda, Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut Edys Riyanto secara rinci menjabarkan alutsista yang dipertontonkan di kawasan Medan Merdeka.
Ia menyebut ada 112 peralatan perang yang terdiri dari Sherpa Light Scout, Anoa, Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) Armoured Personel Carrier, Rantis Bushmaster, P6 Atav, Rudal Mistral, BTR 4, Aligator, APC Turangga, Orlikon Skyshield, MLRS Astros dan Armed Caesar 155 MM.
"Gelar alutsista ini merupakan bentuk perwujudan kekuatan TNI saat ini dan juga sebagai laporan kepada Presiden Joko Widodo serta masyarakat bahwa anggaran yang diberikan pemerintah kepada TNI salah satunya digunakan sebagai pengadaan kebutuhan Alutsista untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari gangguan, hambatan, ancaman dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia," tegas Edys.
Selain menggelar pameran alutsista, TNI juga melaksanakan demontrasi udara di langit Jakarta yang melibatkan 18 pesawat tempur dan 8 pesawat helikopter.
Delapan pesawat helikopter TNI (AD, AL, AU) dengan call sign 'Trimatra flight' terbang dengan membawa Bendera Merah Putih dan bendera lambang TNI yang berukuran 20x30 meter.
Adapun, 18 pesawat tempur TNI Angkatan Udara yang terdiri dari 6 pesawat tempur T-50i Golden Eagle Golden Flight, 6 F-16 Fighting Falcon Dragon Flight dan 6 pesawat tempur SU-27/30 Bajra Flight melaksanakan terbang formasi Arrow Head dan manuver Bomb Burst tepat di atas Istana Merdeka. (OL-1)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Profil lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo. Simak rekam jejak karier Panglima TNI ke-16, pemikiran Proxy War, hingga peran di gerakan KAMI.
Relawan Jokowi mengklaim Presiden Jokowi telah memaafkan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Polisi diminta mempertimbangkan pencabutan status tersangka.
Sebanyak 133.000 personel TNI dan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) akan dikerahkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas
TNI menggelar gladi bersih persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (3/10).
Ketiadaan buku putih berpotensi merusak kepercayaan negara lain yang selama ini dibangun melalui transparansi sektor pertahanan.
Modernisasi alutsista, mempercepat peremajaan kapal perang, kapal selam, dan sistem senjata untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan menjadi sorotan.
Fregat Merah Putih (MPF140) dibangun berdasarkan pesanan Kementerian Pertahanan RI dan diklaim sebagai salah satu dari empat fregat jenis Arrowhead 140 tercanggih
KEKUATAN militer dan pertahanan yang tangguh menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan negara di tengah rivalitas antarnegara dan geopolitik global yang semakin tidak stabil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved