Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) masih mendalami 10 manajer investasi (MI), yang telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan megakorupsi Asabri. Hal ini dilakukan melalui pemeriksaan lima orang saksi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan saksi yang diperiksa berinisial RO, WAW, SKG, SH dan YM. Adapun RO merupakan Direktur PT OSO Manajamen Investasi. WAW menjabat Direktur Pemasaran PT Asia Raya Kapital, SKG selaku Direktur PT Lotus Andalan Sekuritas (dahulu Lautandhana Sekuritas).
Lalu, SH dan YM masing-masing selaku Direktur PT Karingau Industri Sejahtera dan karyawan Asabri. "Para saksi diperiksa terkait pendalaman 10 tersangka manajer investasi," ujar Leonard dalam keterangan resmi, Selasa (21/9).
Baca juga: Sidang Lanjutan Kasus Asabri Ungkap Peran Terdakwa Ilham
Diketahui, PT IIM, PT MCM, PT PAAM, PT RAM, PT VAM, PT ARK, PT OMI, PT MAM, PT AAM dan PT CC diumumkan sebagai tersangka korporasi oleh Kejagung pada Rabu (28/7) lalu. Selain lima saksi, penyidik Kejagung juga memeriksa tiga orang lainnya.
Lebih lanjut, Leonard mengatakan MN dan SV yang merupakan sales PT Ciptadana Sekuritas Asia. Keduanya diperiksa untuk mendalami keterlibatan pihak lain di internal Asabri. "Sedangkan RMA selaku Head Compliance PT Reliance Sekuritas Indonesia diperiksa terkait pengelolaan dana investasi Asabri dengan tersangka TT (Teddy Tjokrosaputro)," jelas Leonard.
Baca juga: Benny Tjokro Tukar Dana Pengembalian Saham Rp702 Miliar dengan Kavling
Sejauh ini, Kejagung telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Selain Teddy, tersangka lainnya adalah dua mantan Direktur Utama Asabri, yaitu Sonny Widjaja dan Adam Rachmat Damiri. Kemudian, mantan Direktur Investasi dan Keuangan Asabri Bachtiar Effendi dan mantan Direktur Investasi dan Keuangan Asabri Hari Setianto.
Kemudian, mantan Kepala Divisi Investasi Asabri Ilham Wardhana Siregar. Adapun tersangka dari pihak swasta, yakni Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Direktur Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo dan Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi.
Berikutnya, mantan Direktur Ortos Holding Ltd. Edward Seky Soerjadjaya, Bety selaku mantan Komisaris Utama PT Sinergi Millenium Sekuritas dan Rennier Abdul Rachman Latief selaku Komisaris PT Sekawan Intipratama.(OL-11)
Polda Metro Jaya menyebutkan anak berkonflik dengan hukum (ABH) atau terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta itu tinggal bersama ayahnya
Anang mengatakan, saat ini, informasi kasus itu belum bisa dibuka secara detail untuk menjaga proses penyidikan.
Taylor Swift menegaskan tidak pernah menyetujui untuk bersaksi dalam gugatan hukum yang melibatkan Blake Lively dan Justin Baldoni.
Pemerintah Diminta tidak Pilah-Pilih Tempatkan Klausul Pencekalan
Selain materi Pembinaan Karakter, peserta Saksi juga dibekali dengan materi terkait bahaya narkoba, pengenalan hewan reptil, dan juga penanganan pertolongan pertama pada kecelakaan.
Saleh dalam keterangannya menuturkan bahwa banyak warga Pamekasan yang meninggal dan meranta.
Asabri berhasil mendapatkan Peringkat Ke-2 BUMN dengan Kategori Volume Belanja Terbesar ke Seller Rekomendasi pada ajang PaDi Business Forum & Showcase 2025.
PT Asabri (Persero) bergerak cepat dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra dengan mengirimkan bantuan untuk warga yang terdampak.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, PT Asabri (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan seluruh peserta secara berkelanjutan.
Partisipasi Asabri dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Empat novum yang diajukan itu di antaranya laporan keuangan, risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mutasi rekening bank, serta dokumen pembagian dividen.
PT Asabri (Persero), mendukung realisasi visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved