Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Said Abdullah menyatakan, pihaknya mendorong kebijakan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa 2022 untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
"Usulan Banggar untuk lebih mengoptimalkan serapan transfer daerah dan dana desa (TKDD) dan menopang pembangunan strategis adalah mengarahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memperkuat ketahanan pangan," kata dia melalui keterangan tertulis, Senin (20/9).
Banggar juga mengarahkan agar 40% anggaran dari alokasi DAK Fisik digunakan untuk membangun sektor pertanian. Hal itu termasuk ragam infrastruktur yang turut menopang sektor pertanian.
Dukungan pada sektor pertanian juga didorong melalui penyaluran dana desa. Said bilang, Banggar mendorong agar 25% dari alokask dana desa diarahkan untuk menopang sektor pertanian nasional.
"Tujuannya agar setidaknya tiga tahun kedepan sektor pangan kita mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri dan tidak banyak komponen pangan kita bergantung dari impor," kata Said.
Adapun besaran anggaran TKDD 2022 yang disepakati oleh Banggar dan pemerintah ialah sebesar Rp770,4 triliun. Dana itu terdiri dari alokasi dana transfer ke daerah Rp702,4 triliun dan dana desa sebesar Rp68 triliun.
Dorongan untuk menopang sektor pertanian atau ketahanan pangan itu dinilai sejalan dengan upaya Presiden Joko Widodo. Said bilang, berbagai program bendungan yang telah dibangun oleh Presiden dapat diintegrasikan dengan saluran irigasi sekunder dan tersier.
Hal itu menurutnya akan mempercepat pembangunan sektor pertanian yang juga diketahui menyerap tenaga kerja paling besar. Bahkan, imbuh Said, selama pandemi sektor pertanian mampu bertahan dan menambah 2,77 juta pekerja.
"Kita lakukan pemihakan, terhadap ketahanan pangan itu concern kami. Dana desa 25% mandatory langsung ditulis untuk ketahanan pangan sehingga dari pusat, provinsi, kabupaten , desa, semua bicara pangan," imbuh Said.
"Itu penting apalagi di tengah kondisi pandemi seperti ini, skalanya kecil kalau desa, tapi kalau seluruh desa, seluruh kabupaten kan jadi besar juga. Petani itu tidak pernah menyusahkan pemerintah, tapi ini kewajiban kita bersama supaya nilai tukar petani akan meningkat," pungkasnya. (Mir/OL-09)
Legislator PDIP Edy Wuryanto mendesak pemerintah memprioritaskan pemenuhan dokter spesialis di daerah 3T serta mencegah mahalnya pendidikan kedokteran.
Siapa Sudewo? Simak profil Bupati Pati yang dilantik pada 2025, lengkap dengan biodata, karier politik, dan perjalanan menuju kursi kepala daerah.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Wakil Ketua Komisi V DPR RI mendesak Kemenhub melakukan audit soal insiden hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di wilayah Maros
Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 WITA, dan hingga kini proses pencarian serta verifikasi masih dilakukan oleh Basarnas, TNI/Polri
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Peneliti ciptakan alat 'Stomata In-Sight' untuk mengamati pori-pori daun saat bernapas. Teknologi ini diharapkan mampu menciptakan tanaman yang lebih hemat air.
PEMERINTAH Kabupaten Pati secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) hibah tanah seluas 5,2 hektare kepada Perum Bulog.
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved