Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem mengusulkan agar penetapan jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 dapat mempertimbangkan masa transisi pemerintahan.
Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi NasDem Saan Mustopa meminta agar penetapan hari pemungutan suara tidak terpaut jauh dengan masa pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di bulan Oktober.
"Terkait waktu pelaksanaan Pemilu kita juga harus memperhatikan keefektifitas pemerintahan. Ini penting," ujar Saan saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) antara Komisi II dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama KPU, Bawaslu, DKPP di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/9).
Menurut Saan, jeda waktu masa peralihan transisi pemerintahan yang terlalu lama dapat berimbas pada terganggunya roda pemerintahan yang masih berjalan. Hal tersebut dapat berimbas pada keefektifan kebijakan pemerintahan Joko Widodo di akhir masa jabatannya.
"Ini otomatis sudah terganggu jalannya pemerintahan. tim sukses yang menang pasti sudah mulai menekan, maka dari itu jangan kita membiarkan transisi terlalu lama. sisa pemerintaha Jokowi pasti akan terganggu," ujar Saan.
Baca juga : Pemerintah Tolak Usulan Pemilu Digelar 21 Februari 2024
Selain catatan tentang keefektifan masa transisi pemrintahan, Saan juga memberikan catatan tentang efisiensi pengunaan anggaran pelaksanan Pemilu serentak di tengah pandemi covid-19. KPU mengusulkan anggaran Rp 86 triliun untuk Pemilu dan Rp 26 triliun untuk Pilkada. Saan meminta KPU untuk melakukan penghematan anggaran sehemat mungkin dalam melaksanakan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.
"Situasi ekonomi kita ini terdampak pandemi memang sulit. Dan bahkan ini menjadi salah satu fokus perhatian dari publik terkait soal anggaran," tegasnya.
Kendati demikian Saan menegaskan bahwa efisiensi anggaran pelaksanaan Pemilu 2024 diharapkan tidak sampai mengabaikan beban kerja kerumitan para penyelenggara. Pemerintah tetap perlu menyeimbangkan penggunaan anggaran Pemilu 2024 dengan beban kerja dan kerumitan pelaksanaan Pemilu.
"Beban kerja dan kerumitan Pemilu 2024 itu juga harus dipahami. Ada pilkada yang tidak bisa dikutak-katik sehingga tingkat kerumitan Pemilu dan beban penyelenggara akan berat," ungkapnya. (OL-2)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi bagu seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Partai NasDem
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengungkapkan alasan Ahmad Sahroni kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
POLITIKUS Partai Nasdem Ahmad Sahroni kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
KETUA Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2026 sebagai energi baru dalam memperkokoh pluralisme.
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved