Rabu 15 September 2021, 14:49 WIB

Khawatir Di-bully Netizen, KPI Irit Bicara Soal Kasus Pelecehan MS

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Khawatir Di-bully Netizen, KPI Irit Bicara Soal Kasus Pelecehan MS

MI/M Irfan
Gedung Komisi Penyiaran Indpnesia (KPI) di Jakarta.

 

SEKRETARIS Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Umri, menyatakan pihaknya saat ini enggan berbicara lebih lanjut soal kasus pelecehan seksual dan perundungan yang dialami MS.

Umri menyatakan pihaknya tidak ingin berkomentar banyak dan meminta semua pihak untuk menunggu proses hukum yang saat ini tengah berjalan di Polres Jakarta Pusat.

Umri khawatir KPI akan terus menjadi sasaran perundungan atau bully oleh warganet jika terus memberikan statement terkait kasus ini.

"Saya mohon teman-teman semua untuk bersabar, karena kami menghindari statement-statement dari netizen ya yang luar biasa ke kami," kata Umri ketika ditemui di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/9).

Umri mengaku pihaknya hanya ingin proses hukum terkait kasus yang dialami MS segera rampung, sehingga kasus tersebut dapat menjadi terang benderang.

"Kami dari KPI menginginkan sekali proses ini selesai cepat lewat proses hukum. Sehingga apa? Ketika itu berakhir dengan proses hukum jadi kita enggak ada yang benar atau salah, sumbernya dari situ," katanya.

Sebelumnya, MS yang merupakan pegawai kontrak di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengaku telah mendapatkan pelecehan seksual dan perundungan dari rekan kerjanya. Ia menyebut lima pegawai KPI Pusat telah melakukan pelecehan dan perundungan, yakni RM, FP, RT, EO, dan CL.

"Sejak awal saya kerja di KPI Pusat pada 2011, sudah tak terhitung berapa kali mereka melecehkan, memukul, memaki, dan merundung tanpa bisa saya lawan," tulis MS.

"Tahun 2015, mereka beramai ramai memegangi kepala, tangan, kaki, menelanjangi, memiting, melecehkan saya dengan mencorat-coret buah zakar saya memakai spidol. Kejadian itu membuat saya trauma dan kehilangan kestabilan emosi," lanjut MS. (Faj/OL-09)

Baca Juga

MI/Bary Fathahilah

Soal Azis Syamsuddin, DPR Tunggu Penetapan Resmi KPK

👤Putra Ananda 🕔Jumat 24 September 2021, 14:58 WIB
Setelah ada pernyataan resmi dari KPK, Sufmi menjelaskan DPR akan segera mengambil langkah lanjutan soal status Azis di...
MI/Bary Fathahilah

Kivlan Zen Divonis Empat Bulan Penjara Terkait Kepemilikan Senjata Api Ilegal

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 24 September 2021, 14:54 WIB
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa perkara itu dengan pidana penjara selama  4 bulan dan 15 hari," kata Hakim Ketua Agung...
Antara

Azis Syamsuddin Minta KPK Tunda Pemeriksaan

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 24 September 2021, 14:39 WIB
Melalui surat permohonan penundaan yang beredar, Azis meminta lembaga antirasuah itu agar memeriksanya pada Senin (4/10)...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

El Diablo Waspada Sodokan Pecco

Trek lurus sepanjang 1,2 kilometer di Circuit of The Americas, Austin, AS, dapat dimanfaatkan Pecco dengan tunggangan motor Ducati Desmosedici yang kian tangguh di beberapa seri terakhir.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya