Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Jokowi memberikan ucapan selamat HUT Ke-20 untuk Partai Demokrat. Ia juga mengajak partai berlogo Bintang Mercy itu membantu pemerintah dalam penanggulangan covid-19.
“Kepada keluarga besar Partai Demokrat di manapun berada, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-20,” terangnya saat memberi sambutan pada HUT Partai Demokrat melalui rekaman video, Jakarta, Kamis (9/9).
Menurut dia, Partai Demokrat selama 20 tahun berkiprah di panggung politik di Indonesia telah menjadi bagian sejarah demokrasi Indonesia. Tak ayal, partai yang saat ini dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono ini berkontribusi terhadap penegakan keadilan, kesejahteraan dan pembangunan.
Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan ke-8 di Wajo
“Tatkala rakyat Indonesia menghadapi masa sulit diterpa pandemi Covid-19, kita semua termasuk Partai Demokrat bersama-sama, bahu-membahu meringankan beban rakyat, menjaga momentum pembangunan bahkan memanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan lompatan kemajuan Indonesia,” urainya.
Jokowi juga mengingatkan kepada Partai Demokrat supaya memperjuangkan aspirasi rakyat. "Selamat ultah ke-20 Partai Demokrat, terus berkontribusi untuk demokrasi dan kemajuan negeri,” pungkasnya. (OL-4)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved