Kamis 29 Juli 2021, 21:16 WIB

Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Diperiksa Terkait Korupsi Masjid Sriwijaya

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Diperiksa Terkait Korupsi Masjid Sriwijaya

Antara
Alex Noerdin

 

MANTAN Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin diperiksa penyidik kejaksaan terkait korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya. Pemeriksaan dilakukan oleh jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung, Jakarta.

Saat dikonfirmasi, Pelaksana Harian Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Chandra, membenarkan pemeriksaan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa saksi lain yang diperiska dalam kasus yang merugikan keuangan negara Rp116,914 miliar itu adalah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jakarta, Jimly Asshiddiqie.

"Pemeriksaan itu Pak Nurdin sama Prof Jimly diperiska selaku saksi untuk kelengkapan berkas perkara atas nama tersangka Ahmad Nasuhi dan Mukti Sulaiman," terang Chandra, Kamis (29/7).

Saat rasuah itu terjadi pada 2015-2017, Nasuhi dan Mukti masing-masing merupakan Plt Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat Sumsel dan Sekretaris Daerah Sumsel. Menurut Chandra, Alex dicecar sebanyak 56 pertanyaan. Sementara penyidik menanyakan Jimly sebanyak 16 pertanyaan.

Nama Alex dan Jimly muncul dalam sidang perdana untuk terdakwa Eddy Hermanto, Syarifuddin, Yudi Arminto, dan Dwi Kridayani pada Selasa (27/7) di Pengadilan Tipikor Palembang. Dalam surat dakwaan, Jimly disebut sebagai salah satu pembina Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya.

Sementara itu, Alex disebut telah menerima uang sebesar Rp2,343 miliar dan Rp300 juta untuk biaya swe helikopter. Uang itu diduga bersumber dari terpilihnya PT Brantas Abipraya-Yodya Karya (KSO) sebagai pemenang pelaksanaan masjid tersebut. (OL-8)

 

Baca Juga

Ist/DPR

Pacu Minat Baca Masyarakat, Komisi X DPR Berharap Daerah Kembangkan Pojok Baca

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 09:36 WIB
Sofyan Tan mengharapkan kepada pemerintah kabupaten/kota dapat membuat pojok baca yang berada di pedesaan untuk meningkatkan minat baca di...
Antara

DPR: Demokrasi Tak Berarti Sembarangan Berpendapat

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 25 September 2021, 23:00 WIB
Publik perlu mendukung Polri, untuk mengedepankan penerapan keadilan restoratif dalam kasus pelaporan Haris...
Dok MI

Gobel: Politik NasDem adalah Kesejahteraan Rakyat

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 September 2021, 22:24 WIB
Untuk itu, kata Gobel, Partai NasDem harus bisa menjawab kebutuhan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya