Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengajak semua untuk mengedepankan nilai-nilai pengorbanan dan kemanusiaan sebagai pegangan menghadapi pandemi covid-19. Presiden mengajak semua untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dan mengesampingkan kepentingan pribadi agar bangsa ini menang melawan wabah.
Hal itu disampaikannya dalam acara Takbir Akbar Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M yang digelar secara virtual, Senin (19/7) malam.
"Di tengah pandemi saat ini kita perlu kesediaan lebih banyak berkorban lagi, mengorbankan kepentingan pribadi dan mendahulukan kepentingan masyarakat serta sesama," ucap Presiden Jokowi.
Kepala Negara menyampaikan Iduladha mengandung pesan-pesan mulia, pesan pengorbanan, dan kemanusiaan. Pesan universal itu tetap aktual dan patut menjadi pegangan di saat bangsa dan negara kita menghadapi pandemi seperti sekarang ini.
Baca juga: MPR Desak Jokowi Putuskan Perpanjangan PPKM Darurat Berdasarkan Data
Presiden menyebutkan Nabi Ibrahim AS telah mewariskan keteladanan, mengingatkan betapa pentingnya keimanan dan ketakwaan, serta keikhlasan berkorban tanpa keraguan demi menjalankan perintah Allah SWT.
"Inilah momentum untuk menguatkan solidaritas dalam semangat persaudaraan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah, yang akan mampu melipatgandakan energi kita untuk menghimpun kekuatan, optimis untuk bangkit bersama," ucap Presiden Jokowi.
Presiden mengajak semua untuk mengoptimalkan ikhtiar lahiriah dan juga ikhtiar batiniah dalam melawan pandemi. Ikhtiar bersama itu dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Presiden juga mengajak agar semua terus saling peduli memberi bantuan untuk sesama.
"Kita petik hikmah pengorbanan Nabi Ibrahim AS, kita berdoa dan bertakbir dari rumah masing-masing, bersama-sama terus berdoa dan berikhtiar agar pandemi segera berlalu," tuturnya.(OL-4)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Presiden tampak mengenakan pakaian muslim berwarna putih. Ia didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya.
Esensi Idul Adha tidak hanya terletak pada penyembelihan hewan kurban, tetapi juga pada nilai ketulusan dan ketakwaan yang mendasari tindakan tersebut.
Hari Raya tidak hanya tentang berkurban, tetapi juga tentang nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial.
Orang nomor satu di Jawa Barat itu pun sempat blusukan menyusuri gang Kampung Babakan Ampera yang dihuni 1.327 Kepala Keluarga (KK
Warga eks korban lumpur Lapindo menggelar salat Idul Adha di Masjid Nurul Azhar, Kelurahan Siring, Kabupaten Sidoarjo.
Di Hambalang, Prabowo Subianto menunaikan ibadah salat Idul Adha bersama kerabat dan jajaran asisten pribadinya, serta masyarakat di sekitar Hambalang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved