Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS PKS Muhammad Taufik Zulkifli menyayangkan penangkapan terhadap Lois Owen, dokter yang menyatakan bahwa Covid-19 bukanlah penyakit yang disebabkan dari virus dan tidak menular.
Menurut dia, pendapat dokter yang tidak diakui oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu memang berbahaya. Tapi tidak sepatutnya ia sampai mengalami kriminalisasi.
"Saya setuju bahwa seharusnya dokter Lois tidak ditangkap atau ditahan. Lebih bagus jika dia diajak diskusi dengan para ahli ilmu kedokteran/epidemologi/ahli virus yang kompeten dalam forum terbuka," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (13/7).
Ia berpendapat Indonesia adalah negara yang demokrasi dan masyarakat memang bebas berpendapat.
"Kebebasan memberikan pendapat di alam demokrasi jangan dilakukan dengan serampangan. Pendapat dari orang yang tidak berkompeten terhadap suatu masalah, jangan diberi panggung. Apalagi kemudian disebar kepada publik. Tentu masyarakat awam akan terpengaruh," ujarnya.
"Apalagi fisik dan cara bicara sang dokter sangat menarik. Padahal dari data yang ada di media, kompetensi 'dokter' Lois sangat tidak sepadan dengan ahli WHO dan atau pendapat para ahli kedokteran/virus/ epidemi lain," jelas anggota DPRD DKI itu.
Taufik juga membandingkan kasus dokter Lois dengan era Galileo Galilei yang ditangkap oleh para gerejawan karena menyebut matahari sebagai pusat tata surya. Di mana saat itu pendapat yang umum dan dipegang adalah bumi sebagai pusat tata surya. Pendapat Galileo saat itu tidak berakibat langsung kepada keselamatan masyarakat.
Sementara untuk pendapat dokter Lois sangat erat dengan penanggulangan Covid-19 saat ini sehingga pendapatnya bisa menyesatkan masyarakat.
"Yang mana, kenyataan di sekitar kita, manusia bertumbangan, termasuk para tenaga kesehatan, dan sebagiannya adalah orang-orang yag kita cintai. Kemudian para ahli jelas-jelas mengatakan bahwa ada wabah Corona Virus Disease 19," pungkasnya.
Sebelumnya, petugas kepolisian dari Tindak Pidana Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro JayaJaya menangkap Lois Owen, dokter yang menyebutkan penyakit Covid-19 bukan disebabkan oleh virus dan tidak menular.
Lois ditangkap pada Minggu (11/7) sore lalu. Ia sempat menggemparkan jagat maya karena kerap mengunggah pendapat kontranya soal covid-19 di media sosial. Lois pun ditangkap dengan tuduhan menyebarkan berita bohong soal Covid-19. (Put/OL-09)
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin (9/2).
SEJUMLAH kementerian dan lembaga negara membahas penguatan moderasi beragama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved