Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
HAKIM ketua yang mengadili perkara rasuah ekspor benih bening lobster (BBL) atau benur, Albertus Usada, menegur Komisaris PT Perishable Logistics Indonesia (PLI) sekaligus pendiri PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadhi Pranoto Loe. Teguran dilayangkan saat Albertus menggali kesaksian Siswadhi mengenai ongkos ekspor benur.
Albertus mulanya menyoalkan pembagian PLI dan ACK terkait ongkos pengangkutan udara sebesar Rp1.800. Menurut Siswadhi, yang juga salah satu terdakwa rasuah ekspor benur di Kementerian Kelautan dan Perikanan, PLI mengantongi Rp300 dan Rp1.500 dibagi ke ACK.
Mendengar jawaban Siswadhi, Albertus pun menyangsikannya. Sebab, kesaksian Siswadhi berbeda dengan dakwaan yang disusun jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam dakwaannya, jaksa menyebut PLI memperoleh untung Rp350 sementara ACK Rp1.450.
"Mana ini yang benar? Dalam dakwaan itu Rp350 PLI, Rp1.450 adalah ACK. Ini kok ada versi lain, Rp1.500 plus Rp300? Bagaimana ini? Mana yang pasti ini?" tanya Albertus di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (16/6).
"Rp1.450 (ACK) plus Rp300 (PLI)," jawab Siswadhi.
"Rp1.500 plus 300 atau Rp350 plus Rp1.450?" tanya Albertus lagi.
Usai dicecar hakim, Siswadhi lantas meneguhkan diri dengan mengubah keterangannya sesuai dengan surat dakwaan. Mendengar inkonsistensi Siswadhi, Albertus langsung menegurnya.
Sebab, ia sebelumnya pernah memimpin persidangan untuk terdakwa penyuap kasus tersebut, yaitu Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP), Suharjito. "Kami terikat di sana (perkara Suharjito). Ini kok malah versi lain, bagaimana itu? saya pertegas ini jangan sampai nanti berubah-ubah," tegas Albertus.
"Jangan dibilang nanti hakimnya mencla-mencle. Putusan ini begini, putusan itu begini, beda. Nanti dibaca akademisi malu kami itu," tandasnya.
Dalam kasus ekspor BBL, PT ACK disebut menampung keuntungan dari uang yang disetor para eksportir BBL. Jaksa meyakini bahwa mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menempatkan dua nominee dalam kepengurusan dan kepemilikan saham di PT ACK.
Dalam surat dakwaan jaksa KPK, PT ACK memperoleh keuntungan bersih lebih dari Rp38 miliar selama Juni sampai November 2020. Dari angka itu, sebanyak Rp24,625 miliar masuk ke rekening nominee Edhy. (OL-14)
Penahanan dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah.
Peneliti Pusat Studi Antikorupsi menilai maraknya kasus korupsi kepala daerah akibat tak ada efek jera dalam penegakan hukum dan hukuman yang rendah
BUPATI Pekalongan Fadia Arafiq mengaku tak sadar telah melakukan tindak pidana korupsi. Ia mengatakan tak punya pengetahuan soal rasuah lantaran berlatar belakang sebagai penyanyi dangdut.
KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka kasus dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa outsourcing di wilayahnya. KPK menjelaskan modus yang digunakan Fadia
KPK menilai permohonan praperadilan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak tepat sasaran.
Unsur mens rea sangat krusial dalam membedakan korupsi dari kesalahan administrasi biasa
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved