Minggu 06 Juni 2021, 21:07 WIB

Rakyat Bosan dengan Pemimpin yang Sibuk di Media Sosial

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Rakyat Bosan dengan Pemimpin yang Sibuk di Media Sosial

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.

 

KEPALA Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menanggapi tren meningkatnya elektabilitas partainya dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut dia, tren elektabilitas tersebut menegaskan kalau rakyat sekarang butuh pemimpin dan parpol yang melakukan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.

Dia menilai, rakyat juga tahu, mana pemimpin yang benar-benar melakukan kerja serius membantu rakyat yang sedang susah karena pandemi dan krisis ekonomi saat ini.

"Mana yang benar-benar memperjuangkan aspirasi dan harapan rakyat. Dan, Ketum AHY bersama pengurus dan kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia telah menunjukkan itu selama setahun terakhir," kata Herzaky dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (6/6).

Hal itu dikatakannya terkait Survei CISA yang menempatkan AHY pada urutan kedua (15,51%) di bawah Anies Baswedan dan Demokrat (13,22%) di bawah PDIP.

Sementara itu dalam survei Parameter Politik Indonesia (PPI), elektabilitas Demokrat naik signifikan di urutan keempat (8,4%) dan AHY di posisi keempat (5,6%) di bawah Prabowo, Ganjar dan Anies.

Herzaky menilai rakyat sudah bosan dengan pemimpin yang memiliki tanggung jawab besar sebagai pejabat publik, tapi malah sibuk di media sosial.

"Punya jabatan mentereng, bukannya membantu rakyat, malah bantuan buat rakyat dikorupsi. Luncurkan program ini itu, tapi tidak ada yang jalan di lapangan," ujarnya.

Dia mengklaim AHY dan Demokrat telah membantu rakyat selama setahun ini, misalnya membantu rakyat dengan gerakan nasional lawan Covid-19.

Langkah itu, menurut dia, termasuk gerakan nasional peduli dan berbagi, Demokrat telah mencatat lebih dari Rp250 miliar yang telah disumbangkan dan disalurkan para kader ke masyarakat sepanjang masa pandemi.

"Kedua, bantu rakyat dalam peningkatan ekonomi dan akses pendidikan, baik melalui intensifikasi lapangan kerja dengan gerakan nasional bina UMKM maupun gerakan nasional wifi gratis untuk pendidikan," katanya.

Karena itu, menurut dia, meskipun AHY dan Partai Demokrat belum memikirkan Pemilu Presiden (pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 tapi nama AHY dan Partai Demokrat terus melejit dalam beberapa survei.

"Masyarakat yang melihat dan merasakan sendiri, manfaat kerja-kerja nyata Ketum AHY dan Partai Demokrat. Jadinya ketika ada survei, rakyat pun makin banyak yang menyebutkan nama Ketum AHY dan Partai Demokrat," katanya.

Namun dia menilai Pemilu 2024 masih jauh dan banyak yang bisa terjadi dalam tiga tahun karena itu, kepercayaan dari rakyat yang terus meningkat kepada Ketum AHY dan Partai Demokrat saat ini, merupakan tanggung jawab besar yang dijaga. (RO/OL-09)
 

Baca Juga

dok.ist

Tuti Kuspiati Halim Adukan Dugaan Intervensi Jenderal ke Komisi 3 DPR

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:48 WIB
TUTI Kuspiati Halim, wanita paruh baya yang diduga mengalami kekerasan psikis oleh Wawan  alias Wan Hok, mengadu ke Komisi III DPR...
Antara

PPKM Level 3 Batal, Muktamar NU ke-34 Digelar 23-25 Desember 2021

👤Akhmad Mustain 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:48 WIB
Keputusan ini diambil karena pemerintah mencabut pemberlakuan PPKM level 3 secara nasional pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari...
Twitter PSS Sleman

PSS Slemen dan Persipura Harus Puas Berbagi Poin

👤Ant 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:28 WIB
Meski saling menyerang, hingga babak pertama usai, kedua tim belum memperoleh peluang membuahkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya