Senin 31 Mei 2021, 20:59 WIB

Tujuh Orang Telah Diperiksa Terkait Korupsi Telkomsel

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Tujuh Orang Telah Diperiksa Terkait Korupsi Telkomsel

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro

 

POLISI telah memeriksa 7 saksi terkait dugaan korupsi di tubuh Telkomsel. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan ketujuh saksi tersebut telah diambil keterangannya untuk menyelidiki adanya dugaan penggelapan dana yang mencapai Rp300 miliar tersebut.

"Sudah ada tujuh (saksi). Sambil berjalan sudah ada sejak kemarin," kata Yusri, di Jakarta, Senin (31/5).

Yusri mengatakan tujuh saksi tersebut termasuk Mantan Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro dan Direksi PT Telkom, Edi Witjara yang telah diperiksa hari ini, Senin (31/5). Sebelumnya, polisi telah memanggil keduanya untuk klarifikasi pada Kamis (27/5) lalu. Namun, keduanya tak bisa memenuhi panggilan tersebut.

"Pagi tadi saudara S dan E, berdasarkan undangan klarifikasi untuk kita ambil keterangannya menyangkut adanya dugaan pembiayaan sebesar Rp300 miliar, hari ini hadir," kata Yusri.

Baca juga: Polda Pastikan Usut Dugaan Korupsi Telkomsel Rp300 Miliar

Namun, Yusri tidak merinci lebih lanjut soal pemeriksaan tersebut.

"Jadi kami undang klarifikasi hari ini. Nanti tunggu saja hasilnya apa, saat ini masih penyelidikan," ujar Yusri.

Seperti diketahui, dari surat pemanggilan klarifikasi yang dihimpun, polisi sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengajuan proposal program sinergi new sales broadband Telkomsel diduga tidak sesuai penerapannya sehingga berpotensi mengakibatkan kerugian negara. Diduga penyelewengan dana tersebut berkisar Rp300 miliar.

Perbuatan tersebut melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2021.

Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis mengatakan pihaknya akan meminta klarifikasi dari petinggi Telkomsel dan Telkom terkait adanya dugaan penyelewengan dana tersebut.

"Makanya kita klarifikasi, masih proses apakah dana tersebut sesuai dengan apa yang diadukan masyarakat," kata Aulia.(OL-4)

Baca Juga

MI/M. Irfan

Menkumham Sambut Pengesahan UU Kejaksaan dan Pembentukan Pengadilan Tinggi di Daerah 

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 07 Desember 2021, 22:40 WIB
Yasonna mengatakan perubahan Undang-Undang tentang Kejaksaan tersebut menjadi salah satu prioritas utama demi mewujudkan negara hukum yang...
dok.ist

Tuti Kuspiati Halim Adukan Dugaan Intervensi Jenderal ke Komisi 3 DPR

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:48 WIB
TUTI Kuspiati Halim, wanita paruh baya yang diduga mengalami kekerasan psikis oleh Wawan  alias Wan Hok, mengadu ke Komisi III DPR...
Antara

PPKM Level 3 Batal, Muktamar NU ke-34 Digelar 23-25 Desember 2021

👤Akhmad Mustain 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:48 WIB
Keputusan ini diambil karena pemerintah mencabut pemberlakuan PPKM level 3 secara nasional pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya