Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MEWUJUDKAN TNI AL sebagai kekuatan tangguh penjaga kedaulatan dan penegakkan hukum di perairan Yurisdiksi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan komitmen kuat. Upaya ini memerlukan proses waktu panjang dan dukungan lintas generasi.
"Berkaitan dengan pembangunan kekuatan TNI AL sesuai dengan postur Minimmum Essential Force (MEF), perlunya komitmen, konsistensi, dan kontinuitas dalam mewujudkan pembangunan kekuatan TNI AL yang tangguh," kata Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono pada kegiatan silaturahmi Kasal dari masa ke masa, bertempat di Lobby Gedung Utama R.E. Martadinata Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (27/5).
Ia mengatakan ketangguhan TNI AL bertujuan untuk mencapai kekuatan komunaliti dan interoperabiliti. Untuk itu Kasal memohon kepada para sesepuh TNI AL untuk dapat memberikan saran nasehat dan kritik terhadap keberadaan TNI AL saat ini.
Baca juga: Produksi Alutsista Dalam Negeri, Solusi Kurangi Ketergantungan
Dihadapan sesepuh TNI AL, Kasal juga memaparkan pembangunan dan perkembangan TNI AL terkini, mulai dari penetapan sembilan prioritas Kasal yang didasari kebijakan pertahanan negara. Prioritas-prioritas tersebut secara fokus diimplementasikan melalui terobosan mengenai pemenuhan personel yakni bidang perawatan personel, organisasi, latihan dan logistik.
"Saran nasehat akan dijadikan pedoman para prajurit TNI AL dalam memberikan pengabdian terbaik kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia terutama memajukan dan membangun TNI AL menjadi kekuatan yang profesional, modern dan tangguh. TNI AL yang dapat menjadi garda terdepan pertahanan maritim terbaik," paparnya.
Menurut dia, silaturahmi sebagai sarana menerima saran dan masukan serta kritik dari sesepuh sehingga pembanguan TNI AL berkesinambungan. Itu sesuai dengan para pendahulu lintas generasi sekaligus penyempurnaannya disesuaikan perkembangan teknologi saat ini.
Baca juga: Kerahkan 2 KRI, TNI AL Repatriasi 19 ABK dari Australia
"Silaturahmi para sesepuh TNI Angkatan Laut yang sudah purna-tugas dengan generasi penerus yang masih aktif mengemban tugas merupakan sarana yang efektif dalam rangka membangun institusi TNI AL yang profesional, modern dan tangguh secara berkesinambungan," ungkapnya.
Acara silaturahmi yang menerapkan protokol Kesehatan Covid-19 ini dihadiri para Kasal dari masa ke masa yakni Laksamana TNI (Purn) Tanto Koeswanto, Laksamana TNI (Purn) Arief Kushariadi, Laksamana TNI (Purn) Widodo A.S, Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto, Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, Laksamana TNI (Purn) Sumardjono, Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno, S.H., Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, S.E., Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, S.I.P., M.M., Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, S.E., M.A.P., dan Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, S.E., M.M.
Turut hadir juga dalam acara silaturahmi ini, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, para pejabat utama Mabesal dan para Pangkotama TNI AL.
Acara silaturahmi diawali dengan sambutan Kasal yang antara lain ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan informasi berkaitan dengan musibah KRI Nanggala-402 terutama dalam rangka membantu kelangsungan kehidupan keluarga terutama hak-hak ahli waris korban dan jaminan pendidikan putra-putri korban.(OL-5)
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional, ExxonMobil menghadirkan layanan cepat Mobil Diesel.
Pendekatan pertahanan berlapis, mulai dari deteksi jauh hingga respons cepat dan pengamanan inti, muncul sebagai fondasi penting dalam memperkuat postur pertahanan maritim.
Pertamina Marine Solutions (PMSol), anak perusahaan dari Pertamina International Shipping (PIS), resmi berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam ADIPEC 2025.
rabowo juga menyoroti pentingnya suara kolektif ASEAN untuk menegakkan prinsip hukum laut internasional.
rabowo juga menyoroti pentingnya suara kolektif ASEAN untuk menegakkan prinsip hukum laut internasional.
Komando Armada (Koarmada) TNI AL menurunkan sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) untuk membantu pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam.
TNI AL menerjunkan prajurit Marinir ke masyarakat yang terdampak dari bencana tersebut kemudian untuk menghilangkan rasa trauma (trauma healing) mereka.
TNI AL mengerahkan lima KRI dengan tim medis, logistik, penyelamat, dan lima helikopter untuk mendukung operasi pencarian.
TNI Angkatan Laut segera mengerahkan sejumlah unsur dan pasukan untuk membantu penanganan bencana alam tanah longsor dan banjir di Sumut dan Sumatera Barat (Sumbar).
Kapal tersebut diketahui tidak menyalakan AIS (Automatic Identification System) dan melintas di luar jalur navigasi yang semestinya, tepatnya di perairan Pulau Laut, Natuna.
TNI Angkatan Laut (AL) mengamankan dua kapal pengangkut nikel yang terindikasi melakukan pelanggaran di Perairan Mandiodo, Konawe Utara. Tujuan kapal itu PT.IMIP Morowali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved