Kamis 20 Mei 2021, 19:54 WIB

75 Pegawai Nonaktif, Ketua KPK: Pemberantasan Korupsi Efektif

Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum
75 Pegawai Nonaktif, Ketua KPK: Pemberantasan Korupsi Efektif

Antara
Komisi Pemberantasan Korupsi

 

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan kerja-kerja di lembaga antirasuah tak terganggu di tengah polemik 75 pegawai yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Firli menjamin KPK tetap efektif dan penanganan kasus korupsi tetap berjalan.

"Sistem KPK sudah berjalan dan bukan perorangan. Semua pegawai dan insan KPK bekerja keras untuk melakukan pemberantasan korupsi secara bersama-sama. KPK tetap efektif, KPK tetap bekerja keras untuk melakukan pemberantasan korupsi," kata Firli dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/5).

Firli menjamin kerja-kerja di KPK berdasarkan sistem secara kolektif dan bukan perorangan. Sehingga, imbuh dia, penanganan perkara pun tetap terus berjalan. Selama ini, kata Firli, sistem kerja di KPK sudah berjalan dengan baik.

"Kami ingin pastikan bahwa seluruh proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan harus terus berjalan. Sehingga rekan-rekan yang tidak memenuhi syarat, tugasnya diberikan ke pimpinannya supaya pimpinan mengatur tugas itu. Sehingga kami pastikan penangananan perkara tidak terhambat," ucapnya.

Baca juga: Firli tegaskan Tidak Memecat 75 Pegawai yang tak Lolos TWK

Dalam kesempatan itu, Firli juga meyampaikan pimpinan lembaga antirasuah tidak memiliki persoalan dengan pegawai. Hal itu diungkapkannya merespons polemik penyerahan tugas 75 pegawai yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Saya ingin sampaikan rasa-rasanya kami pimpinan KPK tidak memiliki persoalan dengan pegawai KPK karena kami membuka peluang dan kesempatan yang sama kepada seluruh anak bangsa yang sekarang diberikan mandat bekerja di KPK untuk melakukan pemberantasan korupsi," katanya.

Mengenai nasib 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat itu, Firli menegaskan KPK tidak pernah berpikir untuk memecat atau memberhentikan. Pimpinan KPK, imbuhnya, menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo.

"Kami pastikan sampai hari ini KPK tidak pernah memberhentikan, tidak pernah memecat, dan tidak pernah juga berpikir untuk memberhentikan dengan hormat maupun tidak hormat," ujarnya.(OL-4)

Baca Juga

Ist/DPR

Bertemu Pengunjuk Rasa di Simalungun, Wakil Ketua Komisi II DPR Siap Panggil PTPN IV

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:47 WIB
Kepada Junimart, para pengunjuk rasa menyampaikan keluhan terkait keberadaan lahan perkebunan milik masyarakat yang kini dikuasi PTPN...
Antara

Ini Isi Telegram Kapolri Tindak Tegas Anggota yang Berbuat Kekerasan

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:18 WIB
Ada 11 perintah Kapolri terhadap para Kapolda. Salah satunya menindak tegas anggota yang kedapatan melakukan tindakan represif terhadap...
MI/Susanto

Waspadai Pemerasan Berkedok Surat Kabar Berlogo Mirip KPK

👤Mediaindonesia 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:10 WIB
Ali mengatakan KPK menerima informasi mengenai beredarnya surat kabar berlogo menyerupai logo KPK yang digunakan untuk melakukan pemerasan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya