Sabtu 08 Mei 2021, 17:20 WIB

Tes Wawasan Kebangsaan tidak Boleh Hambat 75 Pegawai KPK Jadi ASN

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Tes Wawasan Kebangsaan tidak Boleh Hambat 75 Pegawai KPK Jadi ASN

MI/M Irfan.
Gedung KPK.

 

PAKAR Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Achmad mendesak pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengkaji ulang tes wawasan kebangsaan (TWK). Tes itu tidak boleh menghambat 75 pegawai menjadi ASN.

"Saran menyangkut 75 pegawai yang dinyatakan tidak lolos TWK yakni syarat ini harus ditinjau kembali. Jadi secara otomatis beralih menjadi ASN," ungkapnya pada diskusi bertajuk Dramaturgi KPK, Sabtu (8/5).

Pada kesempatan itu hadir pula eks Juru Bicara KPK Johan Budi, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Giri Suprapdiono, Koordinator ICW Adnan Topan Husodo, pimpinan KPK periode 2011-2015 Abraham Samad, dan dosen Pascasarjana UPH Emrus Sihombing.

Ia mengatakan masyarakat yang mendukung KPK tidak boleh terus berpolemik tapi mencari solusi atas 75 pegawai yang terancam dibuang lewat TWK. Padahal dalam putusan Mahkamah Konstitusi atas uji materi UU KPK itu jelas bahwa alih status tidak boleh merugikan pegawai. "Maka 75 pegawai itu nasibnya bagaimana? Kalau dirugikan, bertentangan dengan penegasan MK," tegasnya.

 

Padahal kata dia, UU KPK tidak mewajibkan tes berliku hingga muncul TWK untuk alih status pegawai. "Definisi kebangsaan itu seperti apa terhadap 75 pegawai yang selama ini berada di garda terdepan melawan korupsi? Jadi ini sesuatu yang terang benderang, apalagi kalau ditambah kemampuan akademis mereka," paparnya. (OL-14)

 

Baca Juga

freepik.com

Polisi Amankan Delapan Orang Diduga Penganut Aliran Sesat

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 24 Juni 2021, 21:55 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung mengamankan delapan orang yang diduga membuka pusat pendidikan agama dengan aliran...
Dok. Puspenkum Kejagung

Ferarri Sitaan Kasus ASABRI Laku Rp6,3 Miliar

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 24 Juni 2021, 19:26 WIB
Mobil yang disita dari tersangka Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat itu laku Rp6,378 miliar. Dalam pelelangan yang dilakukan...
Antara

KPK Eksekusi Mantan Dirut PT DI ke Lapas Sukamiskin

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 24 Juni 2021, 19:01 WIB
Berdasarkan putusan pengadilan, Budi Santoso juga dikenai hukuman uang pengganti senilai Rp2 miliar sesuai jumlah uang yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Talenta Muda Curi Perhatian

PIALA Eropa 2020 dipastikan telah menjadi ajang kemunculan pemain-pemain muda yang punya kemampuan mengejutkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya