Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR hukum Yenti Garnash mengatakan, peralihan status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi menjai aparatus sipil negara (ASN) bukanlah suatu keanehan.
"Kalau saya sih tak apa-apa ya. Kan kita tuh di suatu negara harus sama saja, KPK ini kan berdiri sendiri ya, lembaga mandiri yang di bawah presiden, tetapi kan anggarannya dari negara kan," papar Ketua Panitia Seeksi Calon Pimpinan KPK itu Rabu (5/5).
Menurutnya, sistem penggajian KPK itu diatur oleh negara. Maka, dengan sendirinya statusnya harusnya sama dengan aparatur pemerintah lainnya. Ia juga menganggap tidak ada perbedaan signifikan antara tugas penyidik KPK dengan penyidik Kejaksaan Agung.
"Jadi supaya ada suatu sistem kepegawaian yang sama, lagian-kan wadah KPK kan nggak dikenal. Nomenklatur-nya dimana. Selama ini kan namanya wadah pegawai, makan pegawainya tidak masuk ASN. Ini kan gimana gitu," ungkapnya.
Ia pun menyayangkan adanya pemikiran-pemikiran yang beranggapan bahwa penyidik KPK tidak boleh ASN karena harus independen.
Baca juga : Peralihan Status ASN Jangan Rugikan Hak Pegawai KPK
Padahal, lanjut Yenti, penyidik polisi, jaksa dan hakim juga digaji negara dan termasuk ASN tetapi tetap harus independen dalam bekerja.
"Ini bahaya loh mendikotomikan seperti ini. Kalau kita mendikotomikan bahwa penyidik di KPK jangan ASN karena harus independen, berarti kita memberikan peluang untuk penyidik di luar KPK tidak independen. Penegakan hukum itu dimana mana penegak hukumnya harus independen." tegasnya.
"Jadi sekarang pikirkan istilah kalau dibawah ASN tidak independen, apakah ini juga langsung menjawab penyidik yang tidak ASN ini tidak independen, kan tidak mau juga dibilang seperti. Jadi tetap harus independen," tambahnya.
Sebelumnya, KPK telah menerima hasil tes wawasan kebangsaan tersebut dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) bertempat di Gedung Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Selasa (27/4).
Tes wawasan kebangsaan itu merupakan bagian dari proses alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara atau PNS. (OL-7)
Kejagung menggeledah 16 lokasi terkait dugaan korupsi ekspor CPO, menyita dokumen, alat elektronik, dan mobil mewah. 11 tersangka ditahan 20 hari.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Kementerian Pertahanan menjadwalkan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi 4.000 ASN pada April 2026.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved