Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardhani mengungkapkan pelabelan organisasi atau individu teroris di Papua hanya bersifat terbatas bagi mereka yang melakukan kekerasan, menimbulkan terror, perusakan fasilitas publik, dan dilakukan dengan motif politik dan gangguan keamanan sebagaimana didefinisikan dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme
Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat setempat tidak khawatir dengan penetapan tersebut. "Masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa," ujar Jaleswari melalui keterangan resmi, Jumat (30/4).
Ia menjelaskan penyebutan KKB sebagai organisasi teroris dimaksudkan untuk mengefektifkan tindakan penegakan hukum oleh pemerintah demi memastikan seluruh instrumen yang diatur dalam UU tindak pidana terorisme dapat dimaksimalkan.
Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan kerangka operasi yang komprehensif, yang memperhatikan secara ketat prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM).
Baca juga: PKS Safari Politik ke DPP Partai NasDem
Kepentingan yang utama adalah memulihkan keamanan dan menghentikan teror yang meningkat di masyarakat akhir-akhir ini.
"Pemerintah akan memastikan bahwa tindakan penegakan hukum yang akan dilakukan oleh aparat penegak hukum tidak akan eksesif yang bisa berdampak negatif pada masyarakat," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, strategi tersebut tentu saja akan melibatkan unsur-unsur satuan keamanan seperti Polri dan TNI dan seluruh pihak terkait lainnya.
"Menjaga keamanan di Puncak dan wilayah pegunungan tengah membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Aparat keamanan tidak bisa secara tunggal menciptakan keamanan di sana," ucap perempuan yang akrab disapa Dhani itu.
Pemerintah juga akan tetap mengedepankan penyelesaian persoalan di Papua dengan pendekatan kesejahteraan seperti mendorong pembangunan infrastruktur seperti jalan, rumah singgah dan listrik.
"Jika kesejahteraan masyarakat terangkat, kami yakin ruang gerak KKB akan semakin sempit. Oleh karena itu kami meminta pemerintah daerah bisa berjalan bersama pemerintah pusat untuk mempercepat berbagai pembangunan," tandasnya.(OL-4)
INSIDEN penembakan pesawat di area bandara Boven Digoel dinilai menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk segera memperkuat sistem pengamanan bandara, terutama di Papua.
WAKIL Bupati Jayawijaya Papua, Ronny Elopere mengecam serangan kelompok sparatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya yang menembak mati 2 warga sipil.
Indrajaya mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku kejahatan, seraya mengatakan pelanggaran tersebut tidak dapat diampuni.
Jalur dialog secara intensif harus dibuka oleh pemerintah karena situasi kekerasan di Bumi Papua terus berlangsung sejak lama.
Evakuasi jenazah korban penyerangan KKB menghadapi kendala berat karena lokasi kejadian berada di area hutan lebat dengan akses transportasi terbatas.
Puan lantas menyatakan bahwa DPR RI, khususnya Komisi I dan III, memiliki wewenang konstitusional untuk mengawasi kebijakan pertahanan, keamanan, serta hukum dan HAM.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Satgas Damai Cartenz 2026 ungkap identitas Meno Kogoya dkk sebagai pelaku penembakan pesawat Hercules & teror di Yahukimo. Simak daftar perannya di sini.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menetapkan sembilan tersangka teror KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, usai operasi 11 hari dan pengamanan ketat pasca eskalasi kekerasan.
Aksi kekerasan KKB dinilai tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan, tetapi juga berdampak langsung pada pembangunan dan kehidupan masyarakat.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Direktur Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, mengutuk keras aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved