Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KADER Partai NasDem diminta untuk meningkatkan perjuangan menghadapi pemilihan umum 2024. Perjuangan para kader Partai NasDem harus lebih besar dibandingkan partai pemenang Pileg saat ini.
Hal itu diungkapkan Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustofa dalam acara kaderisasi dan pendidikan politik bagi kader Partai NasDem Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (23/4).
Saan menjelaskan pelan tapi pasti, Partai NasDem di Kabupaten Cianjur terus menunjukkan kharismanya di tengah-tengah masyarakat. Hal itu terlihat hasil Pileg 2019 yang mendapatkan 6 kursi di parlemen dari sebelumnya pada 2014 hanya 1 kursi.
"Partai NasDem Kabupaten Cianjur juga yang bisa menempatkan kadernya sebagai Wakil Pimpinan DPRD dengan perolehan 6 kursi," kata Saan.
Anggota DPR RI itu mengungkapkan mulai unjuk giginya Partai NasDem berdampak tak sedikit tokoh partai lain di Cianjur yang juga kepincut bergabung. Apalagi, pada Pilkada Kabupaten Cianjur 2020 lalu, pasangan usungan Partai NasDem juga memenangkan pesta demokrasi tersebut.
Bagi NasDem, kata Saan, bergabungnya sejumlah politisi di Cianjur akan semakin menambah kekuatan sebagai jalan memenangkan pemilihan umum legislatif 2024. "Kami optimistis, pada 2024 nanti, Partai NasDem Kabupaten Cianjur akan jadi pemenang," ungkap Saan.
"Kalau kalian mau Partai NasDem menang di Cianjur, perjuangannya harus dua kali lipat dari partai pemenang sekarang," tambah Saan.
Saan mengingatkan para kader Partai NasDem Kabupaten Cianjur ada tokoh sentral yang berjasa terhadap perjalanan partai menorehkan perolehan suara. Ia adalah Tjetjep Muchtar Soleh yang merupakan Bupati Cianjur dua periode.
"Pak Tjetjep sekarang anggota DPR RI dari Dapil Jabar 3. Beliau sekarang bersama saya bergabung di Komisi II DPR RI. Dulu saya yang menawari pak Tjetjep menjadi Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur. Jasa pak Tjetjep sangat besar terhadap perjalanan Partai NasDem di Cianjur," pungkasnya.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur, Onie S Sandi, mengatakan kegiatan kaderisasi dan pendidikan politik sekarang bersinergis dengan reses Tjetjep Muchtar Soleh yang tak lain anggota Fraksi Partai NasDem di DPR RI. Kegiatannya melibatkan pengurus Partai NasDem di tingkat DPC.
"Dari setiap DPC yang ada di 32 kecamatan masing-masing terdiri dari 5 orang. Kegiatannya diisi pendidikan politik bagi struktur di tingkat kecamatan (DPC) serta santunan bagi anak yatim," kata Onie.
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Operasi ini bertujuan untuk memitigasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved