Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TOKOH Pemuda di Papua Ali Kabiay menjelaskan kondisi pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang sudah terdesak.
Jika menengok ke belakang, kata Ali, pergerakan Papua Merdeka di tahun-tahun sebelumnya yang paling eksis melawan kedaulatan NKRI adalah OPM atau Organisasi Papua Merdeka.
Menurutnya, OPM telah sedari dulu menjangkiti pemikiran warga-warga di sepanjang pantai/pesisir Papua.
"OPM itu dulu sekali, lahir dari gerakan spiritual bawah tanah air kekerasan," ungkapnya, Jumat (2/4).
Ali menjelaskan semua berawal dari tahun 1963. Aser Demotekay yang merupakan mantan Kepala Distrik Demta, Kabupaten Jayapura sebagai tokoh, kemudian muncul juga gerakan pro-kemerdekaan Papua di Manokwari pada 1964, tokohnya adalah Terianus Aronggear.
Organisasi Terianus dikenal sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM). Nama OPM semakin dikenal tahun 1965 lewat pemberontakan bersenjata kelompok Permenas Ferry Awom di Manokwari.
Baca juga: Mantan Pejuang OPM Dukung Redefinisi KKB Papua Jadi Teroris
Seiring berjalannya waktu, pergolakan OPM pada waktu itu, orang Papua pantai yang selalu aktif dalam melakukan perlawanan terhadap negara dengan aksi-aksinya. Namun dengan sentuhan humanis oleh pemerintah dan berjalannya dengan waktu, kesejahteraan orang Papua pantai mulai menjadi perhatian pemerintah.
"Buktinya telah banyak anak-anak Papua pantai yang diberikan kesempatan oleh negara untuk bekerja sebagai Pegawai Negri Sipil juga diberikan jabatan-jabatan fungsional, juga mengabdi Negara melalui TNI-Polri," ujarnya.
Kesempatan di berbagai bidang olahraga dan banyaknya pelajar yang mendapatkan beasiswa jadi saksi pemuda Papua sukses.
"Setelah para tetua mereka meninggal, pada titik ini lah OPM sudah tidak ada, terputus alias sudah punah karena Gerakan OPM tidak dilanjutkan oleh penerus keluarga mereka," paparnya.
Contohnya, Ketua Dewan Adat Presedium Papua saat itu, Theys H. Eluay, yang merupakan tokoh perjuangan Papua merdeka, kini anaknya, Yanto Eluay telah mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai anggota DPRD Kabupaten Jayapura.
"Ketika negara sudah sangat memberikan perhatian kepada masyarakat Papua baik kesejahteraan, kesempatan belajar dan menduduki pemerintahan, yang dulu mereka menyebut dirinya OPM sekarang adalah bagian dari warga negara Indonesia," pungkasnya.(OL-5)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Satgas Damai Cartenz 2026 ungkap identitas Meno Kogoya dkk sebagai pelaku penembakan pesawat Hercules & teror di Yahukimo. Simak daftar perannya di sini.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menetapkan sembilan tersangka teror KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, usai operasi 11 hari dan pengamanan ketat pasca eskalasi kekerasan.
Aksi kekerasan KKB dinilai tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan, tetapi juga berdampak langsung pada pembangunan dan kehidupan masyarakat.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Direktur Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, mengutuk keras aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved