Kamis 01 April 2021, 13:14 WIB

Calon Hakim Agung Berlanjut ke Seleksi Kualitas

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Calon Hakim Agung Berlanjut ke Seleksi Kualitas

Antara
Gedung Komisi Yudisial di Jakarta.

 

KOMISI  Yudisial (KY) telah mengumumkan 116 pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi menjadi hakim agung.

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY Siti Nurdjanah menjelaskan, Nurdjanah menuturkan, bahwa setelah dinyatakan lolos administrasi, maka para calon akan menjalani seleksi kualitas pada 14 hingga 16 April 2021 secara daring.

Mengingat seleksi kualitas dilaksanakan secara daring, tegas dia, maka kejujuran peserta menjadi poin penting. Oleh karena itu, KY mewajibkan setiap calon melampirkan pakta integritas.

"Dalam mengerjakan seleksi tersebut, peserta mempersiapkan perlengkapan seleksi kualitas daring, berupa laptop dan charger laptop; telefon pintar atau smartphone untuk aplikasi zoom meeting tripod telefon gengga dan koneksi internet yang stabil,"  jelas Nurdjanah pada Rabu (31/3) malam.

"Selain itu, peserta dapat menunjuk 1 (satu) orang pendamping untuk membantu kelancaran dalam hal teknis pelaksanaan seleksi kualitas daring," ujarnya.

Para calon hakim agung yang mengikuti seleksi kualitas, terang dia, wajib menyerahkan karya profesi berupa lampiran digital atau soft copy dalam format PDF, surat rekomendasi, pakta integritas, dan profil pendamping untuk membantu kelancaran dalam hal teknis pelaksanaan seleksi kualitas secara daring.

Ia mengatakan total ada 149 pendaftar calon hakim agung (CHA) sejak KY membuka penerimaan calon hakim agung pada 1 Maret hingga 22 Maret 2021 yang kemudian diperpanjang hingga 26 Maret 2021.

Dari 149 pendaftar, terangnya, KY menerima 129 berkas untuk diteliti kelengkapannya sesuai atau tidak dengan persyaratan administrasi. Berdasarkan Rapat Pleno Anggota KY pada Selasa, 30 Maret 2021, dinyatakan 116 orang lolos administrasi seleksi calon hakim agung.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari 116 orang yang lulus seleksi administrasi terdiri dari 75 orang dari jalur karier dan 41 orang jalur dari jalur nonkarier.

Nurdjanah melanjutkan, berdasarkan kamar yang dipilih, ada 36 orang memilih kamar Perdata, 73 orang memilih kamar Pidana, 4 orang memilih kamar Tata Usaha Negara, khusus pajak, dan 3 orang memilih kamar Militer.

Berdasarkan pendidikan, maka 44 orang bergelas magister, dan 72 orang bergelar doktor."Para CHA tersebut didominasi laki-laki sebanyak 96 orang dan 20 orang adalah perempuan," ungkap Nurdjanah.

Adapun berdasarkan profesi, sebanyak 75 orang sebagai hakim, 20 orang sebagai akademisi, 7 orang sebagai pengacara dan profesi lainnya sebanyak 14 orang.

Proses seleksi CHA oleh KY dilakukan sesuai usulan kebutuhan dari Mahkamah Agung (MA) untuk mengisi 13 posisi hakim agung yang kosong. Posisi yang dibutuhkan, yaitu 2 hakim agung untuk Kamar Perdata, 8 hakim agung untuk Kamar Pidana, 1 hakim agung untuk Kamar Militer, dan 2 hakim agung untuk Kamar Tata Usaha Negara (TUN), Khusus Pajak. (Ind/OL-09)

Baca Juga

Antara/Moch Asim

Ridwan Kamil Mau Gabung Parpol, PKB Terbuka 

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 18:15 WIB
"Hemat saya, RK mau masuk parpol karena ingin maju kembali menjadi Gubernur Jawa Barat. RK kan sebelumnya menyatakan diri belum kuat...
Ilustrasi

Survei Capres 2024, 4 Ketum Parpol Tercatat Miliki Elektabiltas Positif 

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 17:56 WIB
Menurut Dedi, dari hasil survei tersebut, setidaknya ada beberapa nama Ketum parpol yang muncul. Hasilnya, Prabowo masih menjadi ketum...
Antara

Timsel KPU-Bawaslu Diminta Transparan Penilaian Seleksi

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 16:56 WIB
Kalau memang tidak bisa diberikan kepada publik, setidaknya di tahap III masing-masing peserta boleh mengetahui hasil yang mereka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya