Rabu 31 Maret 2021, 17:48 WIB

Relawan: AHY Harus Minta Maaf ke Presiden Jokowi

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Relawan: AHY Harus Minta Maaf ke Presiden Jokowi

Antara
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat menyampaikan konferensi pers.

 

PARTAI Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah semestinya meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo. Tepatnya setelah pemerintah tidak mengesahkan Partai Demokrat versi Moeldoko.

Keputusan itu membuktikan bahwa pemerintah sebagai pihak netral. Jokowi, sapaan akrabnya, juga tidak terlibat atau melakukan intervensi dalam konflik tersebut.

Baca juga: AD/ART Demokrat Dipersoalkan, Menkumham: Silakan ke Pengadilan

"Setelah melakukan fitnah, menyebut presiden terlibat, seharusnya mereka meminta maaf secara terbuka kepada Presiden Jokowi," ujar Ketua Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer lewat keterangan resmi, Rabu (31/3).

Sebagai pemimpin muda, lanjut dia, AHY harus menunjukkan sikap berani bertanggung jawab atas pernyataan anak buahnya di tengah publik. Jika tidak, itu sama saja mencoreng nama baik partai berlambang mercy.

"AHY adalah pimpinan partai. Dia harus berani bertanggung jawab atas mulut comberan anak buahnya," pungkas Immanuel.

Baca juga: Ditolak Kemenkum dan HAM, Kubu Moeldoko Beralih ke PTUN

Diketahui, Partai Demokrat kubu AHY sempat menuding Presiden Jokowi terlibat dalam upaya kudeta yang dilakukan Moeldoko terhadap AHY.

"Nyatanya kan tidak. Pemerintah mengambil keputusan berdasar data legalitas saja. Tidak ada niat untuk membecah belah Partai Demokrat. Ini kan konflik internal yang didesain untuk menyeret nama Jokowi. Ujungnya pencitraan ala SBY," tandasnya.(OL-11)
 

Baca Juga

Dok. Medcom

Ormas Mesti Mengikuti Ketentuan Hukum

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 29 November 2021, 11:25 WIB
Konstitusi mengatur kebebasan berserikat dan berkumpul, namun hal tersebut dijalankan dengan mengedepankan ketertiban umum berdasarkan...
Antara

Gerindra Terbuka Bekerja sama dengan PDIP Pada Pilpres 2024

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Senin 29 November 2021, 11:10 WIB
Gerindra tertarik koalisi dengan PDI Perjuangan guna mewujudkan cita-cita menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden pada Pilpres...
MI/Widjajadi

Viral Video Doktrin Ormas PP untuk Membunuh, Ini Kata Polisi

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 29 November 2021, 10:50 WIB
KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebutkan video doktrin anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) untuk membunuh yang viral...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya