Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh memiliki banyak kemiripan berpikir dan tujuan politik dengan Presiden keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Keduanya memiliki semangat menjaga persatuan bangsa, menggandrungi pluralisme, restorasi dan visioner.
"Banyak pemikiran politik yang sama antara Gus Dur dan Pak Surya. Saya melihatkan dari sisi keduanya sama-sama memperjuangkan kepentingan umum di atas pribadi, mengumandangkan semangat pluralisme atau ke-Bhineka-an dan terukur dalam berpolitik," papar Anggota Komisi II DPR asal Fraksi NasDem Aminurokhman kepada Media Indonesia, Selasa (16/3).
Ia mengatakan Gus Dur dan Surya Paloh kerap mengabaikan obsesi politik pribadi dan mengutamakan kemajuan bangsa. Dalam sejarah bangsa, Gus Dur lebih memilih menanggalkan kekuasaan demi menjaga keutuhan bangsa.
"Gus Dur tidak ingin ada rakyatnya menjadi korban ketika dia mendapat amanah. Begitu pula Pak Surya, tidak terobsesi menjadi presiden sekalipun kaya potensi. Kearifan ini yang jarang kita temukan dalam sejarah," ungkapnya.
Kedua tokoh ini juga, lanjut dia, selalu dan tak lelah dalam menggelorakan semangat kemajemukan. Gus Dur dan Surya Paloh mengajak rakyat untuk saling menghormati antar sesama anak bangsa.
Pun dalam tujuan politik, kata Walikota Pasuruan 2000-2010 itu, Gus Dur dan Surya Paloh juga menggantungkan kepentingan nasional di atas hasrat pribadi keduanya. Pemikiran Gus Dur yang visioner dalam membangun bangsa namun saat ia menjadi presiden banyak yang belum memahaminya itu dilanjutkan oleh Surya Paloh.
"Banyak lagi kesamaan pandang keduanya yang menuntun saya melanjutkan perjuangan politik dari sebelumnya di PKB selama era Gus Dur kemudian lanjut ke Partai NasDem. Alasan saya cukup jelas berkhidmat untuk bangsa di NasDem karena saya punya frekuensi pemikiran yang sama dengan Pak Surya," pungkasnya. (Cah/OL-09)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
KEMARIN, Partai NasDem genap berusia 14 tahun. Dalam tiga kali kesertaan di pemilu presiden dan legislatif, NasDem terus bergerak maju secara elektoral
Lili Romli berharap partai yang kalah diharapkan mengambil posisi sebagai partai oposisi agar mekanisme check and balances berjalan.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tentang konsistensi ucapan dan perbuatan merupakan bentuk sindiran.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersikap bijaksana dengan menyatakan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh meminta para kadernya untuk menjadi teladan di tengah masyarakat, keteladanan dibutuhkan menghadapi tantangan politik dan kehidupan kebangsaan.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan partainya berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved