Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mengunjungi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) di Jakarta Selatan, Selasa (9/3).
Dari pantauan Media Indonesia, tampak Ketua Kompolnas Mahfud MD sudah hadir untuk mengikuti pertemuan tersebut.
Baca juga: Kasus Citra Satelit, KPK Panggil Eks Dirut PT Bhumi Prasaja
Mahfud yang juga Menko Polhukam itu langsung disambut oleh jajaran pengurus harian Kompolnas dan perwira Polri yang sudah menunggu.
Usai kedatangan Mahfud, Kapolri beserta rombongan pun tiba di Gedung Kompolnas. Mereka langsung masuk ke dalam untuk melangsungkan pertemuan tersebut. Listyo tampak didampingi oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Komjen Agus Adrianto, Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto.
Sebelum ke Kompolnas, Listyo telah bersilahturahmi dengan pengurus DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Dalam kegiatan itu, dibahas soal menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) hingga penanggulangan penyebaran virus corona atau covid-19.
Listyo juga menuturkan pentingnya peran Dai dalam menyampaikan pesan yang damai dan sejuk demi terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Bagaimana Dai kamtibmas ini diberdayakan. Misalnya pimpinan LDII menyampaikan pesan Kamtibmas ke umatnya,” ungkap Listyo. (OL-6)
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Prabowo siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri Listyo Sigit saat peresmian SPPG Polri dan apresiasi peran MBG.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku penembakan berasal dari dua kelompok yang berbasis di Yahukimo.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo takziah ke kediaman mendiang Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso, istri dari mantan Kapolri ke-5 Jenderal Polisi Hoegeng.
Substansi utama pernyataan Kapolri adalah menjaga desain ketatanegaraan yang telah diatur undang-undang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved