Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKSA penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut dua terdakwa kasus dugaan korupsi peralatan kesehatan dan laboratorium Rumah Sakit Tropik Infeksi Universitas Airlangga (RS Unair) pada 2010 telah merugikan keuangan negara sebesar Rp14,139 miliar.
Keduanya adalah Direktur Marketing PT Anugerah Nusantara (Permai Grup), Minarsi, dan mantan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Bambang Giatno Rahardjo.
Menurut JPU KPK Takdir Suhan, dugaan korupsi itu berawal saat BPPSDM Kesehatan mendapat anggaran pada 2010 sebesar Rp40 miliar untuk alokasi kegiatan pengembangan pendidikan profesional dan keahlian Sub Kegiatan pembangunan gedung khusus Rincian Belanja peralatan RS Infeksi Tropik Unair.
"Namun, anggaran tersebut belum bisa dicairkan (ditandai bintang) karena pihak BPPSDM Kesehatan cq. Unair belum melengkapi dokumen pendukung, antara lain Kerangka Acuan Kerja dan term of reference," ujar Takdir di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/3).
Untuk mencairkan anggaran yang dibintangi tersebut, Bambang memerintahkan Sekretaris BPPSDM Kesehatan saat itu, Zulkarnain Kasim, dengan bersurat ke Unair agar melengkapi dokumen pendukung, berupa daftar alat kesehatan yang dibutuhkan RS Infeksi Tropik Unair.
Hal itu dilakukan Bambang setelah Minarsi menitipkan uang sebesar US$7.500 kepadanya melalui Zulkarnain. Selain itu, Minarsi juga memberi Zulkarnain US$9.500.
Di kesempatan terspisah, Minarsi juga telah berkoordinasi dengan pihak Unair ihwal rencana Permai Grup yang akan melaksanakan pengadaan alkes dari sejumlah vendor yang telah diajak bekerja sama.
Selain itu, BPPSDM Kesehatan kembali mendapat tambahan anggara untuk pengadaan alkes dan laboratorium RS Tropik Infeksi Unair sebesar Rp70 miliar.
Menurut JPU KPK, penambahan anggaran itu diklaim Permai Grup sebagai hasil mengawal anggaran yang dilakukan Minarsi dengan cara melobi anggota Badan Anggaran DPR.
Untuk memuluskan jalannya mengerjakan proyek pengadaan itu, Minarsi juga menyuap pemilik PT Buana Ramosari Gemilang, Bantu Marpaung, dan pemilik PT Marell Mandiri, Ellisnawaty masing-masing sebesar Rp154 juta dan Rp100 juta. Perbuatannya juga turut memperkaya korporasi Permai Grup senilai Rp13,681 miliar.
Atas perbuatannya, JPU KPK mendakwa Minarsi dan Bambang dengan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (Trii/Ol-09)
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penyakit Tidak Menular (PTM) kini mengintai usia produktif. Kenali gejala, data terbaru 2026, dan panduan deteksi dini untuk menjaga produktivitas masa depan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan dr. Piprim Basarah Yanuarso diberhentikan dari PNS karena pelanggaran disiplin.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved