Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang responsif terhadap masukan-masukan dari masyarakat yang menolak ketentuan soal investasi dan distribusi minuman keras.
"Itu bukti Presiden sangat mendengar kritik dan pendapat masyarakat," kata Wakil Ketua PR yang membidangi industri dan pembangunan tersebut, Kamis (4/3).
Seperti diketahui, pada Selasa lalu, Presiden menyatakan akan mencabut lampiran ketentuan dalam Perpres No 10 Tahun 2021 yang menyangkut investasi dan perdagangan miras. Perpres tersebut berisi tentang ketentuan investasi, yang merupakan penjabaran lebih lanjut UU Cipta Kerja. Pencabutan ketentuan soal minuman keras dilakukan karena mendapat reaksi penolakan yang keras dari berbagai pihak.
Namun wakil Partai Nasdem tersebut mengingatkan agar para pembantu Presiden lebih bertanggung jawab sehingga tidak membuat kesulitan pada Presiden.
"Para pembantu Presiden harus paham hakikat berbangsa dan bernegara serta dalam menjalankan roda pemerintahan," katanya.
Terjadinya penolakan terhadap ketentuan soal miras ini, kata Gobel, menunjukkan ada sejumlah hal yang harus dievaluasi. Pertama, pejabat yang bertanggung jawab terhadap bidang ini tak memiliki desain dan konsep tentang investasi, perdagangan, dan industri secara benar.
"Ada kesan panik sehingga tanpa berpikir panjang dan mendalam," katanya.
Kedua, kata Gobel, pejabat yang bertanggung jawab soal ini tak memahami dan menjiwai nilai-nilai moral bangsa secara utuh.
"Jangan hanya mengejar target investasi. Tapi harus membaca nilai-nilai dan budaya masyarakat. Ingat pesan Bung Karno, kita harus memahami dan menyelami jiwa bangsa," katanya.
baca juga: Dengar Suara Ulama dan Masyarakat, Jokowi Cabut Perpres Minol
Bangsa dan negara Indonesia, kata Gobel, dibangun di atas nilai-nilai dan moral serta idealisme yang kokoh. Bangsa yang maju selalu bertumpu pada kualitas sumberdaya manusia.
"Kita memulai dari manusia dan berujung pada pemuliaan manusia dengan berdasar pada nilai-nilai luhur bangsa seperti terangkum pada dasar negara Pancasila," katanya.
Ketiga, kata Gobel, pejabat yang menyusun ketentuan ini harus berjiwa satria dan bertanggung jawab.
"Jangan terus bersembunyi di belakang Presiden," katanya. (OL-3)
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Simak prediksi harga emas Antam Rabu 25 Februari 2026. Waspada potensi koreksi harga usai pecah rekor Rp3,06 juta akibat aksi ambil untung di pasar global.
JELANG bulan suci Ramadan, jajaran Polresta Cirebon menyita ratusan botol minuman keras (miras) melalui razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah.
Polrestabes Makassar mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) dari sebuah toko di Jalan Kandea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pantauan di lokasi gudang tersebut dalam kondisi tertutup, tetapi tiap malam sering kali banyaknya pengendara keluar masuk membeli minuman keras.
Ratusan botol miras tersebut diamankan dari sejumlah warung, rumah, garasi hingga kandang ayam di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Pengungkapan besar-besaran minuman beralkohol ilegal di Manado menjadi sinyal kuat bahwa wilayah itu tengah dibanjiri peredaran miras tanpa izin yang menggerus pendapatan negara.
Sebuah studi terbaru dari Pusat Penelitian Narkoba dan Alkohol Nasional (NDARC) di Universitas New South Wales (UNSW), Australia, menemukan fakta tentang remaja yang mengonsumsi alkohol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved