Selasa 02 Maret 2021, 09:11 WIB

Kejagung: Benny Raup 70% Keuntungan Jalin Bisnis dengan Tan Kian

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Kejagung: Benny Raup 70% Keuntungan Jalin Bisnis dengan Tan Kian

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Terdakwa Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro berjalan saat mengikuti sidang lanjutan kasus korupsi.

 

PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung terus mendalami kongsi bisnis antara Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro dan Ketua KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Properti Tan Kian dalam pembangunan Apartemen South Hills di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Ini dilakukan untuk melacak aliran uang yang pada kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (persero). Menurut Direktur Penyidikan pada JAM-Pidusus Kejagung Febrie Ardiansyah, Benny mengantongi 70% keuntungan dari kerja sama tersebut.

"Kita mempertanyakan 70% itu ke mana, yang kedua kita masih melakukan klarifikasi terhadap beberapa apartemen yang masih kita anggap milik Benny Tjokro atas nama orang lain," ungkap Febrie di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Senin (1/3).

Dari pendalaman yang dilakukan, pihak Kejaksaan berharap dapat mengetahui sistem pembagian hasil penjualan unit apartemen yang diterima Benny. Berdasarkan hasil penyidikan, Febrie mengatakan kepemilikian apartemen tersebut menggunakan nama orang lain, di antaranya anggota keluarga Benny.

"Yang jelas, penyidik upayakan untuk kembali, untuk bisa disita," kata Febrie.

Menurut keterangan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezar Simanjuntak, penyidik pada Senin (1/3) memeriksa MUS selaku Building Manager Apartement South Hills sebagai saksi. Pemeriksaan itu mendalami bukti penjualan dan siapa saja pembeli apartemen tersebut.

Sementara itu, setelah diperiksa dua kali, Febrie mengatakan pihaknya belum menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Tan Kian. Penyidik, lanjutnya, masih mendalami beberapa dokumen yang diserahkan Tan Kian pada pemeriksaan sebelumnya.

Benny sendiri menjadi satu dari sembilan tersangka kasus ASABRI. Kendati demikian, penyidik tidak menahannya karena sudah berstatus terdakwa dalam megakorupsi Jiwasraya yang mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp16 triliun lebih. Di pengadilan tingkat pertama, Benny divonis seumur hidup. (Tri/OL-09)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

AHY Sebut Ruang Digital Disesaki Kampanye Hitam

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Minggu 18 April 2021, 09:35 WIB
"Lama kelamaan politik di Indonesia akan diwarnai kebohongan yang keji dan merusak satu sama lain. Mari kita cegah ini. Mari kita...
Medcom/M Rizal

KPK: Masih Banyak Pengusaha Bandel Lakukan Suap

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 18 April 2021, 08:22 WIB
KPK sudah menangani 1.071 perkara pada 2004 sampai 2020. Dari total itu, sebanyak 704 perkara merupakan kasus...
ANTARA/M Risyal Hidayat

KPK Kebut Pengusutan Korupsi di Ditjen Pajak

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 18 April 2021, 07:08 WIB
Kasus ini sudah masuk ke tahap penyidikan. KPK juga sudah menetapkan tersangka dalam kasus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya